Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masa Tanggap Darurat Lampung Selatan Diperpanjang Tujuh Hari 

Rendi Setiawan - Senin, 31 Desember 2018 - 17:24 WIB

Senin, 31 Desember 2018 - 17:24 WIB

12 Views

Jakarta, MINA – Masa tanggap darurat terdampak tsunami Selat Sunda untuk wilayah Kabupaten Lampung Selatan diperpanjang tujuh hari terhitung mulai 30 Desember hingga 5 Januari 2019.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, perpanjangan masa tanggap darurat itu dilakukan karena wilayah Lampung Selatan masih membutuhkan penanganan darurat dalam beberapa hari ke depan.

“Masa tanggap darurat telah ditetapkan. Kabupaten Lampung Selatan diperpanjang tujuh hari atau sampai 5 Januari 2019,” ujar Sutopo dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (31/12).

Ia menuturkan, perpanjangan masa tanggap darurat ini karena masih banyak korban hilang dan jumlah pengungsi terus bertambah. Selain itu, distribusi logistik masih terkendala yakni persoalan jalan hingga jarak tempuh.

Baca Juga: Banjir Rendam 21 RT di Jakarta, BPBD: Dampak Luapan Sungai Ciliwung

“Pengungsi masih membutuhkan bantuan, meski logistik tercukupi untuk tujuh hari ke depan. Tapi terkendala distribusi karena jalan terendam lumpur dan lainnya,” katanya.

Sebelumnya, Kabupaten Lampung Selatan menetapkan status tanggap darurat sejak 23 Desember hingga 30 Desember.

Sementara Provinsi Banten telah berstatus tanggap darurat 14 hari sejak 27 Desember 2018 hingga 9 Januari 2019. Sedangkan Kabupaten Pandeglang dan Serang, masing-masing 14 hari yakni mulai 22 Desember hingga 4 Januari 2019.

Upaya penangangan darurat masih terus dilakukan. Tm SAR gabungan terus mencari korban yang berada di bawah puing-puing material hanyutan tsunami dan menyisir daerah di sepanjang pantai terdampak bencana. (L/R06/P1)

Baca Juga: Menlu RI Batal Hadiri Antalya Diplomacy Forum 2026, Diminta Tetap di Jakarta

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Hunian Sementara (Huntara) Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra (Dok: Hutama Karya)
Indonesia
Tim DVI Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu Bandung Barat
Indonesia