Manado, MINA — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perayaan Natal tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menjaga kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Menag saat menghadiri Perayaan Natal di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (24/12).
Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat harmoni sosial sebagai fondasi dalam membangun bangsa yang adil dan berkeadaban.
Menurut Nasaruddin, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, nilai-nilai keimanan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang membawa manfaat bagi sesama.
Baca Juga: Harga Jual Emas Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026
Ia menekankan bahwa solidaritas, empati, dan kepedulian sosial merupakan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk.
“Di tengah berbagai tantangan bangsa, Natal mengingatkan kita bahwa iman harus terwujud dalam kepedulian nyata kepada sesama. Solidaritas, empati, dan persaudaraan adalah kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujar Menag.
Ia juga menegaskan bahwa semangat Natal selaras dengan nilai-nilai kebangsaan yang menjunjung tinggi kemanusiaan, toleransi, dan kebersamaan. Oleh karena itu, Menag berharap perayaan Natal dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan memperkuat komitmen hidup rukun dalam keberagaman.
Kehadiran Menag dalam perayaan Natal tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkokoh harmoni sosial demi terciptanya Indonesia yang damai dan berkeadilan. []
Baca Juga: [Bedah Berita MINA] Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Apa Dampaknya?
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: BMKG: Seluruh Wilayah DKI Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Hari Ini
















Mina Indonesia
Mina Arabic