Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peduli Aceh dan Sumatra, Bimas Islam dan UIN Jakarta Donasi Rp2,8 Miliar

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:07 WIB

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:07 WIB

6 Views ㅤ

Personel Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir Sumatra, Senin, 8 Desember 2025. (Foto: UAR)

Jakarta, MINA – Melalui Aksi Sumatra Bimas Islam dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, himpun donasi sebesar dua Miliar lebih atau 2,8 miliar rupiah, Jumat (12/12) untuk membatu warga terdampak banjir dan longsor Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi tingginya solidaritas yang ditunjukkan berbagai pihak.

Ia menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata tanggung jawab kemanusiaan. Menag juga meluruskan pandangan keliru yang mengaitkan bencana dengan hukuman.

“Apa yang terjadi di Sumatra adalah musibah, bukan azab. Ini ujian bagi para korban untuk bersabar dan ujian bagi kita untuk berbagi,” ujar Nasaruddin Umar.

Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan

Ia menambahkan bahwa bantuan tidak harus menunggu kondisi berlebih. Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan tulus memiliki nilai besar di sisi kemanusiaan.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan Aksi Peduli Sumatra merupakan bentuk nyata hadirnya negara bersama masyarakat. Ia menyebut kegiatan tersebut lahir dari kesadaran kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial.

“Ini kepedulian yang lahir dari hati kita semua,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kepekaan sosial di lingkungan kampus. Ia mengungkapkan bahwa UIN Jakarta juga telah mengirim relawan mahasiswa ke wilayah terdampak dan menyiapkan bantuan lanjutan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan Usai Ditetapkan Tersangka Penyadapan

Menurut Asep, aksi kemanusiaan ini menjadi sarana pembelajaran bahwa ilmu harus berjalan seiring dengan empati dan kepedulian sosial. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: BPOM Ungkap Sejumlah Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Rekomendasi untuk Anda