New York, MINA — Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di New York untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81, Senin (21/9). Kedatangannya berlangsung di tengah ketegangan Iran-Amerika Serikat (AS) sekaligus peluang pembukaan kembali jalur diplomasi kedua negara.
Araghchi memimpin delegasi diplomatik Iran dalam agenda tahunan PBB tersebut. Dalam perjalanan menuju New York, ia sempat singgah di Doha dan bertemu pejabat Qatar untuk membahas perkembangan terbaru di kawasan Timur Tengah. Press TV melaporkan.
Setelah tiba, Araghchi melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Keduanya membahas agenda Sidang Umum PBB serta upaya menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Araghchi mengatakan Iran akan memanfaatkan forum PBB untuk menyampaikan hak, kepentingan, dan tuntutan yang dianggap sah bagi rakyat Iran.
Kehadiran Araghchi juga terjadi ketika Washington dan Teheran mulai membuka ruang kontak melalui mediator.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Pada Selasa (22/9), Araghchi bertemu utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dalam pembicaraan selama sekitar tiga jam di sela Sidang Umum PBB. Pertemuan itu disebut sebagai kontak langsung pertama pejabat kedua negara sejak pertengahan Juni.
Iran disebut menyampaikan sejumlah syarat dalam upaya mengakhiri konflik, termasuk pencabutan blokade laut AS dan pembebasan aset Iran yang dibekukan.
Sebagai bagian dari proposal tersebut, Teheran menyatakan kesediaan membuka kembali Selat Hormuz jika tekanan militer dan blokade terhadap pelabuhan Iran dikurangi.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga tiba di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB dan dijadwalkan menyampaikan pidato. Forum tersebut menjadi panggung penting bagi Iran untuk menyampaikan sikapnya mengenai konflik dengan AS serta perkembangan keamanan kawasan di hadapan para pemimpin dan delegasi negara anggota PBB. []
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic