Menristekdikti: Jika Hasil UTBK Tidak Memuaskan, Bisa Ulang Lagi

Jakarta, MINA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, semua masyarakat yang mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) jangan resah, karena jika hasilnya tidak memuaskan bisa mengulang lagi.

“Jika hasil tidak memuaskan nanti masih ada waktu lagi, bisa mengulang sampai dua kali. Ada tahap pertama dan kedua ini,” katanya di gedung Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenridtekdikti), Jakarta, Jumat (12/4).

Ia berharap pelaksanaan UTBK tahap pertama dimulai pada 13 dan 14 April 2019 yang diikuti sekitar 450 ribuan peserta ini mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik.

“UTBK tahap pertama yang dimulai pada tanggal 13-14 April, dilanjutkan setelah pemilu tanggal 21-22 April ini mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar. Bagi yang ikut UTBK konsentrasikan pikiran agar hasilnya memuaskan dan baik,” ujarnya.

Menteri mengungkapkan, sebelum melakukan perubahan sistem penerimaan mahasiswa baru melalui metode UTBK, pihaknya telah melakukan study banding ke Negara Amerika dan Eropa.

“Selama ini kita melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMNPTN) kemudian ujian jika lulus, ketentuannya diterima atau tidak. Nah kalau ini kan engga nilainya sudah didapatkan dulu (dari UTBK), supaya ketika mendaftarkan bisa untuk diprediksi peserta bisa diterima atau tidak,” jelasnya.

Jadi sangat jelas sekali, mudah-mudahan ini bisa membantu pelajar Indonesia tak usah berbondong-bondong ujian di Jakarta. Misal, warga Papua ingin kuliah di Universitas Indonesia, ga usah datang ke Jakarta, cukup di Papua saja nanti hasil nilainya bisa untuk mendaftar di universitas yang diinginkan,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Rabu (11/4) Ketua LTMPT Ravik Karsidi menyebutkan secara keseluruhan ada 698.505 peserta yang mengikuti UTBK gelombang pertama. Secara rinci jumlah tersebut terdiri dari 374.641 peserta untuk kelompok ujian saintek dan 323.864 peserta untuk kelompok ujian soshum.

Adapun jumlah ruang ujian yang digunakan untuk gelombang pertama sebanyak 29.297 ruang di 73 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Pusat UTBK. (L/R10/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)