SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Patung Emas Trump Tanpa Busana Dipajang di Parlemen Eropa

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:12 WIB

46 Views ㅤ

Patung emas Presiden AS Donald Trump. (Foto: X / @BasilTheGreat)

Strasbourg, MINA — Patung berwarna emas yang menggambarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kondisi telanjang dipamerkan di kompleks Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, sejak Rabu (7/10).

Patung karya seniman Denmark Jens Galschiøt itu diberi nama The Orange Plague.

Patung tersebut menggambarkan Trump tanpa busana sambil memegang tongkat golf dan timbangan.

Di samping patung terdapat plakat berisi sindiran terhadap Trump.

Baca Juga: Inggris Ancam Sanksi Perusahaan yang Ikut Tender Permukiman Ilegal Israel di E1

“Aku sedang duduk di punggung seseorang. Dia tenggelam di bawah beban saya. Aku akan melakukan apa saja untuk membantunya. Kecuali saat turun dari punggungnya,” demikian tulisan pada plakat tersebut, dikutip Euronews.

Galschiøt mengatakan karya itu terinspirasi dari dongeng Hans Christian Andersen, The Emperor’s New Clothes.

Menurutnya, patung tersebut merupakan seruan satir terhadap kebijakan iklim dan luar negeri Trump.

Ia mengatakan banyak politikus dan organisasi nonpemerintah takut menyampaikan kritik secara terbuka terhadap Trump karena khawatir menghadapi konsekuensi seperti deportasi, pemangkasan anggaran, atau kenaikan tarif impor.

Baca Juga: Anis Matta Dorong Reformasi OKI, Indonesia Siap Jadi Oasis Perdamaian

“Sebagai bengkel seni independen, kami tak dibatasi oleh ikatan semacam itu,” ujar Galschiøt.

Menurutnya, patung tersebut dibuat untuk mengangkat persoalan yang selama ini diabaikan dan mendorong perdebatan mengenai kebijakan Amerika Serikat terkait perubahan iklim.

Anggota Parlemen Eropa dari sayap kiri Denmark, Per Clausen, yang mengundang Galschiøt, mengatakan dirinya tidak khawatir terhadap kemungkinan reaksi Trump.

“Jika seseorang begitu sensitif sehingga tak bisa mentoleransi patung ini dipamerkan di Parlemen Eropa, maka mereka tidak pantas berada di panggung dunia,” kata Clausen.

Baca Juga: Kerusuhan di Prancis Memburuk, 2.000 Orang Ditangkap dan 600 Aparat Terluka

Patung Trump telanjang tersebut sebelumnya dipamerkan dalam demonstrasi “Hands Off Greenland” di Kopenhagen awal tahun ini.

Karya yang sama juga ditampilkan dalam konferensi iklim PBB COP30 di Belém, Brasil, pada 2025.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Jelang Pemilu Israel, Donald Trump Dukung Penuh Netanyahu

Rekomendasi untuk Anda

Amerika
Internasional
Internasional
Amerika