Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemimpin Tertinggi Iran Katakan akan Lindungi Kemampuan Nuklir dan Rudal

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Kamis, 30 April 2026 - 23:09 WIB

Kamis, 30 April 2026 - 23:09 WIB

85 Views ㅤ

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Gambar: Mojtaba Khamenei Commentary)

Teheran, MINA – Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan pada Kamis (30/4), Republik Islam akan melindungi “kemampuan nuklir dan rudalnya” sebagai aset nasional, bahkan ketika Presiden AS Donald Trump mencoba untuk mencapai kesepakatan mengenai masalah tersebut.

Dilansir dari Arab News, pesan Mojtaba disampaikan dalam pernyataan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah Iran, seperti yang telah dilakukannya sejak ia mengambil alih kekuasaan setelah serangan udara 28 Februari yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei.

“Sembilan puluh juta warga Iran yang bangga dan terhormat di dalam dan luar negeri menganggap semua kapasitas Iran yang berbasis identitas, spiritual, manusia, ilmiah, industri, dan teknologi — dari nanoteknologi dan bioteknologi hingga kemampuan nuklir dan rudal — sebagai aset nasional, dan akan melindunginya sebagaimana mereka melindungi perairan, daratan, dan wilayah udara negara,” kata Khamenei.

Pernyataan ini muncul ketika industri minyak Iran sedang tertekan oleh blokade Angkatan Laut AS yang menghentikan kapal tanker minyaknya untuk berlayar ke laut. Namun, ekonomi dunia juga berada di bawah tekanan karena Iran mempertahankan cengkeramannya di Selat Hormuz, yang dilalui seperlima dari seluruh minyak mentah.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Pada Kamis, patokan global untuk minyak, minyak mentah Brent, diperdagangkan setinggi $126 per barel.

Mojtaba mengatakan, satu-satunya tempat yang pantas bagi orang Amerika di Teluk Arab adalah “di dasar perairannya,” karena Selat Hormuz tetap berada di bawah cengkeraman Teheran. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Rekomendasi untuk Anda