Jakarta, MINA – Persija Jakarta dan Borneo FC Samarinda bermain imbang 0-0 di babak pertama di Super League 2025/2026, di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Selasa (3/3) malam.
Babak kedua laga big match ini berjalan langsung panas dan dihiasi gol-gol spektakuler.
Baru dua menit babak kedua dimulai, gol cepat Macan Kemayoran terlahirkan dari kaki Gustavo Almeida (70).
Berawal dari serangan lewat sisi kanan wilayah Pesut Etam, Dony Tri Pamungkas (77) yang menggiring bola hingga ke garis belakang wilayah musuh, mengirim umpan crossing yang terukur ke depan gawang.
Baca Juga: Persijap vs Persis: Unggul Jumlah Pemain, Laskar Sambernyawa Tinggalkan Dasar Klasemen
Gustavo yang berduel dengan bek Borneo mampu memenangkan bola yang langsung dikirim ke dalam gawang.
Gol. Publik tuan rumah yang semakin meramaikan kursi tribun bersorak keras.
Skor menjadi 1-0 untuk Persija Jakarta.
Pengorbanan 3 kartu kuning
Baca Juga: Semen Padang vs PSIM: Unggul Jumlah Pemain, Kabau Sirah Hanya Raih 1 Poin
Setelah kick-off, skuad Pesut Etam langsung maju menyerang pertahanan tuan rumah, memaksa Rizky Ridho (5) melakukan pelanggaran penting di depan kotak penalti. Kartu kuning untuk Rizky Ridho pada menit ke-48.
Giliran Thales Lira (6) yang mendapat kartu kuning pada menit ke-57 demi mencegah serangan balik Borneo FC.
Dua menit kemudian, giliran Fabio Calonego (97) yang diganjar kartu kuning setelah menjatuhkan Mariano Peralta (10).
Tembakan maut Juan Villa
Baca Juga: Semen Padang vs PSIM: Samuel Simanjuntak Kena Tendangan Maut, Fahreza Kartu Merah
Namun, pada menit ke-62, pengorbanan 3 kartu kuning Persija tidak mampu mencegah Borneo FC menciptakan golnya.
Ketika Pesut Etam menyerang, Juan Villa (20) yang menguasai bola di depan kotak penalti berhasil mengecoh Allano (17), membuat pemain Kolombia itu memiliki ruang tembak yang bebas.
Tendangannya menciptakan tembakan maut yang mematikan. Kiper Andritany yang sebelumnya melakukan penyelamatan gemilang, tidak mampu mencegah bola yang terlalu cepat masuk ke dalam gawang Persija.
Gol. Skor seketika menjadi imbang 1-1.
Baca Juga: Persija vs Borneo FC: Kedua Kiper Tampil Solid di Babak Pertama
Persija balas dengan tendangan roket
Pada menit ke-75, kiper Nadeo yang tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan sulit, harus takluk oleh tembakan roket Fabio Calonego (97).
Fabio yang memiliki ruang tembak agak jauh di luar kotak penalti, melakukan tembakan roket. Kiper Nadeo mampu menepisnya, tetapi bola tetap memaksa masuk ke dalam gawang.
Gol. Skor menjadi 2-1.
Baca Juga: Arsenal vs Chelsea: The Blues Dilanda Petaka di Babak Kedua
Drama gol terakhir
Pertandingan semakin panas dan menegangkan di masa-masa penghujung laga. Pelanggaran keras terjadi yang berbuah kartu kuning.
Puncaknya adalah ketika Borneo FC menyerang di masa injury time dan menciptakan gol.
Berawal dari serangan di sisi kanan wilayah Persija, Caxambu (23) yang menggiring bola melakukan tembakan dari sudut sempit. Kiper Andritany mampu memblokir dan terjadi bola rebound.
Baca Juga: Guardiola Tegaskan Hormati Keberagaman Usai Pemain City Dicemooh Saat Buka Puasa
Namun, bola datang kepada Ikhsan Zikrak (6) yang bebas tanpa pengawalan, di saat para pemain persija menumpuk di di sisi kanan area gawang.
Gol. Bola dengan bebas masuk ke gawang di saat kiper Andritany belum kembali ke posisinya.
Meski para pemain Borneo FC sudah melakukan selebrasi, tetapi wasit belum mengesahkan gol tersebut. Ada cek VAR untuk kemungkinan tidak gol. Lamanya komunikasi wasit dengan Ruang VAR memberi rasa was-was dikubu Borneo.
Pada akhirnya wasit mengesahkan gol Ikhsan karena tidak terjebak posisi offside.
Baca Juga: Arsenal vs Chelsea: The Gunners Cetak 2 Gol di Babak Pertama
Skor menjadi sama kuat 2-2. Itupun menjadi angka terakhir karena semenit kemudian peluit panjang berbunyi.
Raihan 1 poin dari laga tersebut membuat kedudukan di klasemen sementara tidak berubah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Trisula Maut Bhayangkara FC Taklukkan Dewa United di Markasnya
















Mina Indonesia
Mina Arabic