Teheran, MINA – Pihak berwenang Iran pada Selasa (7/4) melaporkan serangkaian serangan udara AS-Israel yang mengakibatkan kehancuran total Sinagoge Yahudi Rafi Nia.
Homayoun Sameh Najafabadi, perwakilan komunitas Yahudi di parlemen Iran dan kepala Asosiasi Yahudi di Teheran, mengutuk serangan tersebut, dengan mengatakan, “Selama hari raya keagamaan kami, entitas Israel menargetkan kami dan tidak menunjukkan belas kasihan, bahkan kepada orang Yahudi di Iran.” Al Mayadeen melaporkan.
“Sinagoge itu hancur total, menyisakan gulungan Taurat di bawah reruntuhan, sebuah tindakan yang menyakitkan hati umat Yahudi di seluruh dunia,” jelasnya, menambahkan bahwa agresi Israel tidak mengampuni umat Muslim maupun komunitas agama lain, dan menyatakan harapan akan kemenangan Republik Islam dan perdamaian abadi secara global.
Sebagai bagian dari serangan AS-Israel yang berkelanjutan terhadap warga sipil, delapan belas orang, termasuk anak-anak, tewas dan 24 lainnya luka-luka pada Selasa pagi akibat serangan AS-Israel di daerah pemukiman di Teheran, menurut seorang pejabat keamanan di Provinsi Alborz.
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
Televisi pemerintah Iran mengatakan serangan itu menargetkan daerah pemukiman di Teheran timur dan barat.
Serangan lain menargetkan Bandara Mehrabad dan gardu listrik di Teheran barat. Toko-toko di daerah Molavi mengalami kerusakan parah dalam serangan terpisah.
Seorang pejabat keamanan di Provinsi Qom mengungkap bahwa agresi AS-Israel menargetkan jembatan utama di luar kota Qom di bagian barat provinsi tersebut.
Di Provinsi Isfahan, seorang pejabat keamanan Pejabat mengatakan agresi AS-Israel menargetkan jembatan kereta api di Kashan, menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya.
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
Pemboman AS-Israel telah berdampak besar pada infrastruktur sipil, termasuk tempat-tempat keagamaan, sekolah, dan fasilitas medis. Menteri Pendidikan Iran Ali Reza Kazemi melaporkan penghancuran 750 fasilitas pendidikan dan pembunuhan 60 guru dan 250 siswa sejauh ini.
Para pejabat keamanan di Teheran mengkonfirmasi serangan udara di daerah permukiman di Baharestan, barat daya Teheran, menewaskan sedikitnya 13 orang, sementara serangan di daerah padat penduduk di Qom merenggut nyawa lima warga sipil dan menyebabkan beberapa lainnya terluka.
Sebelumnya, pasukan pendudukan Israel mengkonfirmasi melakukan serangkaian serangan permusuhan di seluruh Teheran dan bagian lain Iran, meningkatkan agresi dan menyebabkan banyak korban sipil.
Serangan-serangan tersebut, yang bertepatan dengan perayaan keagamaan Yahudi yang penting, menunjukkan sifat agresi yang tidak pandang bulu dan telah menuai kecaman dari kelompok agama dan nasionalis Iran. []
Baca Juga: Yair Golan Kritik Netanyahu Usai Trump Umumkan Penghentian Bantuan AS untuk Israel
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS akan Hentikan Bantuan untuk Israel Akhir Tahun Ini
















Mina Indonesia
Mina Arabic