Pesan Haru Ulama Palestina Untuk Relawan RSI Gaza Yang Akan Pulang

Gaza, MINA – Seorang ulama Palestina, Dr Mahmud Hasyim Anbar, menyampaikan pesan mengharukan melepas relawan pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) Gaza, Palestina, yang akan pulang kembali ke Tanah Air.

“Jangan menangis karena perpisahan kalian dengan Palestina ini. Sebab telah menjadi aqidah yang tertanam di hati kalian. Ialah Qur’an yang termaktub di banyak ayat-ayatnya. Ia akan tetap menjadi kawan dekat kalian di manapun kalian berada,” terangnya dalam surat tertulis untuk para relawan tersebut yang diterima MINA Ahad, 27/9.

Selain itu, ulama yang juga Dekan Fakultas Ulumul Qur’an dan Tafsir Universitas Islam Gaza tersebut juga berpesan, agar sukarelawan tidak lupa terus berdoa untuk Palestina agar Allah segera keluarkan negeri itu dari segala cobaan.

Ia meminta mereka mengabarkan keluarga di Indonesia tentang situasi di Palestina serta perjuangan dan kesabaran penduduknya menghadapi penjajahan Israel.

Dalam bagian akhir pesannya, ia menasihatkan untuk selalu taat kepada Imaamul Muslimin. m.

“Imaam  adalah sosok pemimpin umat yang begitu jujur, ikhlas dan cinta dalam perjuangan pembebasan Masjid Al Aqsha. Maka  teruslah dengar dan taati Imaam sebagai janji mereka,” pesannya.

Mewakili penduduk Gaza dia berterima kasih atas kepada para relawan. Semua kesabaran selama keberadaan mereka di Palestina, doanya, semoga mendapatkan balasan terbaik dari Allah Ta’ala.

“Selamat jalan para relawan Rumah Sakit Indonesia. Kalian telah membangun tempat yang menyembuhkan warga Gaza yang terluka dan sakit dan tempat para syuhada Gaza,” terangnya.

Ia meminta maaf karena tidak bisa mengantarkan para relawan hingga ke gerbang Rafa. Untuk itu ia hanya bisa menyampaikan pesan tertulis tersebut.

Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak Mer-C dan Al Fatah terkait jumlah relawan yang kembali ke Tanah Air.

RSI Gaza dibangun atas inisiasi Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang dalam pembangunannya bekerjasama dengan Jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah dari seluruh Indonesia. (L/RA 02/P1)

Comments are closed.