Piala Asia U-19: Iran Tak Remehkan Indonesia

Teheran, Iran, MINA – Ketua Komite Uusia Muda Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) Akbar Mohammadi Agri menyebutkan, status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 membuat persiapan calon lawan lebih matang.

Di samping itu pengalaman bertemu Indonesia di pertandingan uji coba, membuat Iran tidak ingin memandang remeh Garuda Muda ketika bertemu di Grup A Piala Asia U-19 mendatang yang berlangsung di Uzbekistan pada 14 hingga 31 Oktober.

Pemuncak-pemuncak Piala U-19 ini berhak maju ke Piala U-20 yang diadakan tahun berikutnya di Indonesia.

Berdasarkan hasil drawing, selain bertemu Indonesia, Iran juga akan menghadapi tuan rumah Uzbekistan dan Kamboja.

“Setiap tim mempunyai karakteristik berbeda,” ujar Akbar dilansir laman resmi FFIRI, Senin (22/6).

Akbar menilai hasil impresif yang diperoleh Iran sepanjang kualifikasi tidak menjadi jaminan mereka bakal melenggang dengan mudah.

Pada kualifikasi Grup D, Iran mencatat hasil sempurna dengan mengalahkan Kyrgyzstan, Uni Emirat Arab, dan Nepal. Iran juga melesakkan sembilan gol, dan tidak kebobolan.

“Tim kami berada di grup yang tidak mudah, karena bersama tuan rumah. Bisa dibilang tidak ada yang mudah di kompetisi ini, karena setiap tim punya keinginan berlaga di Piala Dunia U-20 seperti halnya kami,” kata Akbar.

“Kami tidak boleh memberikan penilaian buruk dan meremehkan terhadap kualitas dan teknik tim yang ada di grup ini, karena tak ada tim lemah yang dapat tampil di Piala Asia,” tambahnya.

Akbar mengatakan, semua tim sudah menunjukkan kemampuan mereka sepanjang babak kualifikasi di grup masing-masing. Di lain sisi, perkembangan sepakbola di Asia mengalami kemajuan pesat di kelompok usia tertentu.

Selain itu, dari pertemuan dengan Indonesia dalam pertandingan uji coba tahun lalu. Setelah mencatat kemenangan 4-2 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Iran justru menelan kekalahan 1-0 saat beruji coba di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Akbar menambahkan, status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan membuat tim tersebut akan berusaha menjaga nama baik mereka di Piala Asia U-19. Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi tim Meli Junior.

“Kami tidak boleh menilai Indonesia dan Kamboja sebagai lawan yang mudah dikalahkan. Mereka tentu saja kami anggap sebagai tim yang kuat dan merupakan lawan tangguh. Mereka menjadi penantang utama kami di turnamen,” tegas Akbar.

“Kami sebelumnya pernah menghadapi Indonesia di pertandingan uji coba, dan kita ketahui mereka merupakan lawan yang sangat bagus untuk dihadapi. Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia, tentunya mereka memasuki turnamen ini (Piala Asia U-19) dengan persiapan dan perencanaan yang matang,” katanya. (R/R11/P1 )

Mi’raj News Agency (MINA)