Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Jokowi Kemukakan Dampak Perang Dagang AS-RRT di KTT ASEAN

sajadi - Ahad, 23 Juni 2019 - 08:46 WIB

Ahad, 23 Juni 2019 - 08:46 WIB

13 Views

Bangkok, MINA – Presiden Joko Widodo  mengemukakan beberapa isu, termasuk dampak perang dagang Amerika Serikat (AS)-Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dalam  sidang pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-34 di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6) malam.

Presiden mengingatkan, perang dagang antara AS dan RRT bisa merembet ke berbagai sektor dan dapat berdampak kepada stabilitas keamanan serta kesejahteraan kawasan.

Untuk itu, Presiden Jokowi mengingatkan perlunya upaya untuk memperkuat bangunan ekonomi dari negara-negara ASEAN secara individual maupun secara kolektif.

“Artinya, perdagangan intra ASEAN harus diperkuat, fasilitasi perdagangan menjadi lebih penting, dan UMKM diingatkan harus mendapatkan benefit dari integrasi ekonomi ASEAN,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga: China Desak Dibukanya Blokade AS di Selat Hormuz, Dinilai Picu Krisis Energi Global

Pernyataan Presiden Jokowi pada Sidang Pleno KTT ke-34 ASEAN dikemukakan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam konperensi pers di Hotel Atlete, Bangkok, Thailand, Sabtu (22/6).

Ditambahkan Menlu, dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyatakan kerja sama dengan mitra ASEAN menjadi lebih penting.

“Presiden mengingatkan pentingnya komitmen kita untuk menyelesaikan negosiasi The Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di antara negara-negara ASEAN pada tahun ini,” katanya.

Di tengah situasi dunia seperti saat ini, menurut Menlu, Presiden juga menyatakan menjadi penting artinya ASEAN memiliki outlook mengenai masalah Indo Pasifik.

Baca Juga: India Akan Gunakan Buaya dan Ular Berbisa untuk Amankan Perbatasan dengan Bangladesh

Outlook ini mencerminkan sentralitas dan kekuatan ASEAN dalam menghormati perdamaian, budaya dialog, dan juga memperkokoh kerja sama,” kata Menlu mengutip Presiden Jokowi.

Menurut Menlu, Indonesia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari negara anggota ASEAN di dalam bersama-sama mengembangkan konsep Outlook ASEAN Indo Pasifik, sekitar setahun yang lalu pada saat Indonesia mulai mempresentasikan konsep indo Pasifik ASEAN ini. (T/Sj/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pembicaraan AS-Iran Putaran Ketiga yang Menentukan Sedang Berlangsung

Rekomendasi untuk Anda

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah mantan presiden, wakil presiden, menteri luar negeri, serta ketua umum partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). (foto: Setneg RI)
Indonesia
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Malaysia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat di Bandara Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM) Subang pada Sabtu (25/10/2025) (foto: BPMI Setpres)
Indonesia
Internasional
Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai kunjungan kerja luar negeri perdananya, Jumat (08/11/2024), dengan mengunjungi sejumlah negara untuk melakukan pertemuan bilateral dan multilateral. (Foto: BPMI Setpres)
Indonesia