Hambalang, MINA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan perlunya percepatan penanganan bencana alam di sejumlah daerah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyusul banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Penegasan tersebut disampaikan Presiden dalam rapat bersama para menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat, Ahad (15/12).
Rapat itu digelar setelah Presiden Prabowo meninjau langsung lokasi terdampak bencana di wilayah Sumatra. Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta seluruh jajaran kementerian terkait untuk bergerak cepat dan terkoordinasi agar penanganan darurat serta pemulihan awal dapat dilakukan sebelum memasuki masa libur akhir tahun.
Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menjelaskan, rapat di Hambalang menjadi forum evaluasi sekaligus penegasan arahan Presiden kepada para menteri mengenai respons negara terhadap situasi darurat yang tengah berlangsung, serta sinkronisasi agenda nasional jangka pendek. Presiden, kata Teddy, menekankan pentingnya kehadiran negara secara nyata di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan
“Presiden mengarahkan agar langkah-langkah penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur, dengan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi,” ujar Teddy Indra Wijaya.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Pemerintah memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat guna mempercepat penanganan bencana, sekaligus meminimalkan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan, terutama menjelang akhir tahun. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic