Renungan Ramadhan H30: Meraih Gelar Takwa

Oleh Ali Farkhan Tsani, Direktur Islamic Center Ma’had Tahfiz Daarut Tarbiyah Indonesia (DTI Foundation) Bekasi Jabar

  

Untuk meraih gelar kesarjanaan, mulai dari S-1, S-2 hingga S-3, memerlukan perjuangan yang tidak mudah. Apalagi jika itu di perguruan tinggi terkemuka seperti ITB, UI atau UGM, dan jurusan favorit seperti Teknik Sipil, Kedokteran atau Ekonomi Bisnis.

Hanya dengan keaktifan, kesungguhan dan ketekunan dari awal hingga akhir, maka akan lulus kuliah dan meraih gelar sarjana dengan hasil cumlaude atau summa cumlaude.

Kita umat Islam baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah puasa Ramadhan, dengan berbagai amaliyah di dalamnya. Semuanya dikerjakan untuk meraih gelar takwa, sehingga dapat meraih ridha dan ampunan-nya.

“La’allakum tattaquun,” agar kalian menjadi orang-orang bertakwa (QS Al-Baqarah : 183)

Gelar takwa sangat bergengsi, berharga dan terbaik di sisi Allah. Sebagaimana firman-Nya :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Al-Hujurat [49]: 13).

Takwa juga merupakan sebaik-baik bekal menghadap Allah, seperti disebutkan di dalam firman-Nya:

…..وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَاأُوْلِي اْلأَلْبَا

Artinya: “…..Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa, dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal”. (Q.S. Al-Baqarah [2]: 197).

Begitulah, dengan takwa pula harta menjadi barakah, ilmu menjadi manfaat, hidup menjadi bermakna, berbobot dan berkualitas. Dengan takwa niscaya Allah akan mengadakan baginya jalan ke luar, dan dengan takwa Allah akan memberikan rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya

Sebaliknya, tanpa taqwa, isteri, suami dan anak yang kita cintai bisa berubah menjadi fitnah dan musuh, harta yang kita miliki dapat menjadi malapetaka. Sementara pekerjaan, pangkat, dan kedudukan yang kita punyai berubah menjadi beban dosa. Di hadapan Allah tidak ada gunanya, bahkan menjadi penyesalan yang berkepanjangan. Akibat menggadaikan takwa dengan dosa, melepas taqwa diganti dengan kemaksiatan. Na’udzubillahi min dzalik.

Semoga kita dapat meraih gelar takwa sebagai hasil puasa Ramadhan kita. Aamiin yaa Robbal ‘Aalamiin. (A/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)