Renungan Ramadhan H8: Bulan Training Keimanan

Oleh Ali Farkhan Tsani, Direktur Islamic Center Ma’had Tahfiz Daarut Tarbiyah Indonesia (DTI Foundation) Bekasi Jabar

 

Training atau pelatihan merupakan suatu program kegiatan untuk mengembangkan sikap, pengetahuan tau keterampilan tertentu.

Tujuan utamanya  adalah untuk meningkatkan keterampilan sesuai dengan perubahan agar menjadi kompeten serta memperoleh kemajuan produktif. Sehingga dengan adanya pelatihan diharapkan terjadi peningkatan produktivitas, perbaikan performance, dan manajerial.

Bulan Ramadhan bisa juga dikatakan sebagai bulan training untuk memperbaiki dan mengembangkan iman, ibadah, dan akhlak agar mencapai derajat takwa.

Allah berfirman di dalam Al-Quran :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artiya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS Al-Baqarah : 183).

Adapun keberhasilan training Ramadhan bukan hanya ditentukan oleh menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan dari terbit fajar hingga maghrib, dengan niat ikhlas karena Allah.

Akan tetapi menahan diri dari segala yang dilarang Allah. Ini seperti dijelaskan Imam Al-Ghazali, bahwa tidak mencukupkan puasa hanya sebatas tidak makan dan tidak minum. Akan tetapi puasa juga seluruh anggota badan dari hal-hal yang dilarang Allah. Bukan hanya itu, juga menambahkan dengan berbagai amaliyah pendukung puasa Ramadhan. Mulai dari bertadarus Al-Quran, berdzikir dan berdoa, shalat-shalat sunah, dan berbagai amal kebajikan.

Layaknya training kegiatan, marilah kita ikuti kegiatan ibadah puasa Ramadhan ini dengan berbagai rangkaiannya dengan cermat dan kesungguhan.

Wabah virus Corona telah memberikan pelajaran bagaimana sebagian besar umat Islam terhalang untuk shalat berjamaah, tarawih, buka bersama di masjid-masjid. Sehingga kalau tidak berjamaah juga di rumah, tidak tarawih juga di rumah. Maka dampak Ramadhan sebagai bulan training dianggap sama saja dengan bulan-bulan lainnya.

Semoga kita masih diberi kesempatan untuk melanjutkan amaliyah Ramadhan ini dengan semakin khusyu dan bersemangat. Aamiin. (A/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)