Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah Tahfidz Alquds Jakarta Mewisuda 128 Santri dalam Tasmi’ Akbar

Redaksi Editor : Bahron Ans. - Ahad, 14 Desember 2025 - 22:15 WIB

Ahad, 14 Desember 2025 - 22:15 WIB

12 Views ㅤ

Tasmi’ Akbar dan Wisuda Tahfidz ke-10 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (13–14/12), di Masjid Besar Hubbittaqwa, Jakarta Utara (foto: MINA)

Jakarta, MINA  – Rumah Tahfidz Alquds Jakarta Utara menggelar kegiatan Tasmi’ Akbar dan Wisuda Tahfidz ke-10 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (13–14/12), di Masjid Besar Hubbittaqwa, Jakarta Utara.

Kegiatan ini menjadi momentum syukur atas capaian para santri dalam menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

Sebanyak 128 santri mengikuti wisuda tahfidz tahun ini, terdiri atas 109 santri Rumah Tahfidz Alquds dan 19 santri SMPN 173 Jakarta Utara yang mengikuti Program Ekstrakurikuler Tahfidz yang dikelola oleh Rumah Tahfidz Alquds.

Rata-rata usia santri Alquds berada pada rentang 7 hingga 13 tahun, sementara santri dari SMPN 173 merupakan peserta tingkat sekolah menengah pertama.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Pada wisuda tahfidz ke-10 ini, hafalan terbanyak yang dicapai santri adalah 9 juz, meliputi Juz 30, 29, 28, 27, 26, serta Juz 1, 2, 3, dan 4. Capaian tersebut dinilai sebagai prestasi membanggakan sekaligus bukti kesungguhan santri dalam menjaga interaksi dengan Al-Qur’an.

Pembina Rumah Tahfidz Alquds, Ustadz Rachmat Asyari, M.Pd., dalam penyampaiannya menekankan pentingnya menghafal Al-Qur’an dengan hati, bukan sekadar bergantung pada catatan.

Ia mengisahkan pesan hikmah dari Imam Al-Ghazali bahwa ilmu yang sejati adalah ilmu yang tertanam kuat di dalam hati, bukan yang mudah hilang bersama lembaran kertas.

Sementara itu, Mudir Rumah Tahfidz Alquds, Ustadz M. Ircham menegaskan bahwa pengenalan dan pengajaran Al-Qur’an sejak usia dini memiliki keutamaan besar, karena Al-Qur’an kelak akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat. Menurutnya, tasmi’ dan wisuda bukanlah akhir, melainkan awal tanggung jawab untuk terus menjaga hafalan.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dalam sambutan yang disampaikan melalui rekaman video, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas terselenggaranya Tasmi’ Akbar dan Wisuda Tahfidz ke-10 tersebut.

Hendra menyebut para penghafal Al-Qur’an sebagai aset terbaik bagi Jakarta Utara, bangsa, dan agama, seraya berharap para santri dapat menjaga hafalan hingga dewasa.

Apresiasi juga disampaikan para wali santri. Salah seorang wali santri, Fatimatuzzahro yang mengaku bangga sekaligus terharu atas capaian anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an.

Ia berharap para santri senantiasa mendapatkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari dan mampu menjaga hafalan mereka. Para wali santri pun menyampaikan terima kasih kepada para asatidz yang telah membimbing dengan penuh keikhlasan.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Tasmi’ Akbar dan Wisuda Tahfidz ke-10 ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga penguatan komitmen bersama antara lembaga, orang tua, dan masyarakat dalam melahirkan generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak, dan berdaya bagi masa depan umat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda