Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saudi Kecam Menteri Israel Kibarkan Bendera di Kompleks Al-Aqsa

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 15 Mei 2026 - 16:25 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:25 WIB

37 Views ㅤ

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, ikut dalam serbuan pemukim Yahudi ke halaman Masjid Al-Aqsa. (Foto: Sky News Arabiyah)

Riyadh, MINA – Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang menerobos masuk kompleks Masjid Al-Aqsa sambil mengibarkan bendera Israel pada Kamis (14/5). Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyebut tindakan tersebut sebagai provokasi berbahaya yang melanggar kesucian situs suci umat Islam dan dapat memicu ketegangan lebih luas di kawasan.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan tindakan pejabat Israel itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap status historis dan hukum Masjid Al-Aqsa. Saudi Gazzete melaporkan.

Pemerintah Saudi juga mengecam praktik berulang aparat dan pejabat Israel yang dinilai terus memprovokasi umat Islam melalui pelanggaran di kawasan Yerusalem Timur yang diduduki.

Media Israel melaporkan Ben-Gvir memasuki area kompleks Al-Aqsa dengan pengawalan ketat aparat keamanan Israel.

Baca Juga: 109 Tahun Balfour, Parlemen Arab Tegaskan Hak Palestina Tak Bisa Dihapus oleh Waktu

Dalam aksinya, ia terlihat membawa dan mengibarkan bendera Israel di area yang selama ini menjadi titik sensitif konflik Palestina-Israel. Aksi tersebut memicu kemarahan warga Palestina dan kecaman dari sejumlah negara Arab serta organisasi Islam internasional.

Kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan situs suci ketiga umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Berdasarkan status quo internasional yang telah berlaku selama puluhan tahun, non-Muslim diperbolehkan berkunjung dalam batas tertentu, tetapi tidak diizinkan melakukan ritual keagamaan atau tindakan provokatif di kawasan tersebut.

Namun, kelompok sayap kanan Israel dalam beberapa tahun terakhir semakin sering melakukan pelanggaran dengan pengawalan aparat keamanan.

Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Waspadai Ancaman Siber Israel

Ketegangan di Yerusalem meningkat di tengah agresi Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza dan meningkatnya operasi militer di Tepi Barat.

Banyak pihak khawatir tindakan provokatif di Al-Aqsa dapat memicu gelombang perlawanan baru di Palestina dan memperluas eskalasi konflik di Timur Tengah. Sejumlah kelompok Palestina menyebut tindakan Ben-Gvir sebagai upaya mengubah status historis Masjid Al-Aqsa secara sepihak.

Arab Saudi kembali menyerukan kepada masyarakat internasional agar mengambil langkah tegas menghentikan pelanggaran Israel terhadap tempat-tempat suci di Palestina.

Riyadh juga menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya sesuai resolusi internasional dan Inisiatif Perdamaian Arab. []

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda