Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekjen Liga Arab Dicegah Israel Kunjungi Wilayah Palestina yang Diduduki

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 9 Juli 2026 - 15:09 WIB

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:09 WIB

21 Views

Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy.(Foto: Asharq Al-Awsat)
Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy.(Foto: Asharq Al-Awsat)

Kairo, MINA – Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Fahmy mengatakan, otoritas penjajah Israel mencegah kunjungannya yang direncanakan ke wilayah Palestina yang diduduki.

Juru bicaranya mengatakan di platform media sosial X bahwa otoritas Palestina telah memberi tahu Sekretariat Jenderal tentang penolakan Israel terhadap kunjungan yang dimaksudkan Fahmy ke wilayah Palestina yang diduduki pada Rabu (8/7).

Ia mengatakan kunjungan itu bertujuan untuk mendukung ketahanan rakyat Palestina dan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.

Fahmy memilih kunjungan ke wilayah pendudukan sebagai tujuan luar negeri pertamanya karena sentralitas isu Palestina dan untuk menekankan bahwa isu itu akan tetap menjadi prioritas utama dunia Arab.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Juru bicara tersebut menyerukan agar Israel dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran yang terus dilakukannya terhadap rakyat Palestina, dengan menekankan bahwa membela solusi dua negara memerlukan tindakan berkelanjutan dari semua negara yang mendukung perdamaian yang adil.

Ia menambahkan, penting untuk mengungkap praktik-praktik pendudukan Israel dan memperkuat ketahanan rakyat Palestina.

Fahmy resmi menjabat sebagai kepala Liga Arab yang baru pada 1 Juni, menggantikan Ahmed Aboul Gheit. Ia adalah sekretaris jenderal Liga Arab yang kesembilan sejak didirikan pada 1945 dan orang Mesir kedelapan yang memegang jabatan tersebut.

Sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 173.000 terluka, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Serangan tersebut juga menyebabkan kehancuran luas yang mempengaruhi sekitar 90 persen infrastruktur sipil di wilayah kantong tersebut.

Sejak saat itu, Tepi Barat juga menyaksikan eskalasi yang dilakukan oleh tentara Israel dan para okupannya, menewaskan 1.175 warga Palestina, melukai 12.919 lainnya, dan menyebabkan penangkapan sekitar 24.000 orang.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid 

Rekomendasi untuk Anda