Sekolah Tinggi SQABM Adakan Sidang Skripsi Perdana

Muhajirun, Lampung Selatan, MINA – Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Masud (STSQABM) mengadakan sidang skripsi perdana yang langsung diuji oleh Ketua Dewan Penasehat STSQABM, Drs. KH. Yakhsyallah Mansur, MA sebagai penguji pertama.

Sidang berlangsung di Kompleks Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan, Senin (6/4).

Yakhsyallah yang adalah juga Imaam Jama’ah Musimin (Hizbullah), saat diwawancarai MINA seusai sidang mengatakan berharap dengan adanya ujian perdana ini mudah-mudahan STSQABM terus meningkatkan pelayanannya pada umat melalui sarjana-sarjananya.

“Ternyata kita bisa melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang lain bahkan kita berharap lebih lagi,” ujarnya.

“Semoga ini menjadi pemicu mahasiswa yang lain agar bisa segera menyelesaikan kuliahnya karena tugas di masyarakat menunggu kalian, sarjana-sarjana STSQABM,” harapnya.

Ia juga menambahkan, masyarakat sangat memerlukan orang yang berkompeten dalam bidang ilmu, terutama sekali Ilmu Al-Quran.

“Dengan menyelesaikan tahapan S1 Insya Alllah untuk tahapan selanjutnya bisa dilakukan, dengan ilmu yang dimiliki, tujuan lain adalah untuk bisa mengabdi pada masyarakat dan meningkatkan ibadah pada Allah subhanahuwa ta’ala,” katanya.

Ia juga menjelaskan, bahwa ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat mendekatkan pemiliknya kepada Allah Subhanahu wata’ala, dapat diamalkan dan dapat memecahkan persoalan masalah yang terjadi di masyarakat.

Hadir sebagai penguji kedua, Wakil Ketua dua STSQABM, Dr.Lili Sholehuddin, M.Pd., sedangkan sebagai Ketua sidang dipimpin oleh Wakil Ketua tiga STSQABM, Ir. Heri Budianto, MT.

Selain itu, turut hadir pembimbing skripsi, Mastur, MHI., juga sesama mahasiswa SQABM.

Salah seorang peserta ujian, Yuliana Dethan, Mahasiswi Jurusan Ulumul Qur’an dan Tafsir Qur’an semester 8 mengambil judul skripsi “Pengaruh Penerapan Metode Manhaji Terhadap Peningkatan Baca Kitab Siswa Kelas X (sepuluh) pada Pondok Pesantren Al-Fatah Muhajirun, Natar, Lampung Selatan“. (L/adz/R12/RS2).

Mi’raj News Agency (MINA).