Gaza, MINA – Empat warga Palestina meninggal, termasuk dua anak-anak dalam serangan drone Israel di Jalur Gaza tengah pada Ahad (15/3) yang menandai pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober, demikian menurut sumber medis.
Serangan tersebut menargetkan sebuah rumah di kawasan al-Sawarha, sebelah barat kamp pengungsian Nuseirat di Gaza tengah, kata sumber-sumber tersebut. Anadolu melaporkan.
Wilayah itu berada di luar kendali tentara Israel, di mana Tel Aviv terus menguasai zona penyangga selatan dan timur Gaza, serta sebagian besar wilayah Gaza utara, menduduki lebih dari 50 persen wilayah kantong tersebut.
Sejak gencatan senjata, tentara Israel telah membunuh setidaknya 658 warga Palestina dan melukai 1.754 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu
Gencatan senjata tersebut menghentikan perang dua tahun Israel yang telah menewaskan lebih dari 72.000 orang, melukai hampir 172.000 lainnya, dan menghancurkan hampir 90 persen infrastruktur sipil di wilayah itu sejak Oktober 2023.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri
















Mina Indonesia
Mina Arabic