Amman, MINA – Puluhan warga Yordania berpartisipasi dalam aksi demo, Selasa malam (2/5/20203), di dekat kedutaan Israel di daerah Rabieh di Amman, untuk memprotes kematian tahanan di penjara pendudukan, Sheikh Khader Adnan.
Para demonstran membawa slogan, “Darah Adnan adalah revolusi gunung berapi.” Quds Press melaporkan.
Para peserta mengungkapkan kemarahan atas apa yang mereka gambarkan sebagai lambatnya penanganan kesehatan tahanan di penjara pendudukan.
Mereka menegaskan penolakan terhadap penahanan sewenang-wenang yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap warga Palestina, atas nama penahanan administratif.
Baca Juga: Netanyahu Kembali Ajukan Penundaan Sidang Kasus Korupsinya
Para peserta meneriakkan slogan melawan ekstremis Israel dan menteri keamanan pendudukan, Itamar Ben Gvir.
Mereka juga menegaskan solidaritas mereka terhadap para tahanan di penjara pendudukan.
Dalam sambutannya, Kepala Departemen Palestina dalam Gerakan Islam, Muath al-Khawaldeh, mengatakan, “Adnan syahid adalah ikon ketabahan dan perlawanan terhadap pendudukan, yang tidak mengenal lelah.”
Dia menambahkan, perlawanan justru bangkit untuk membebaskan Palestina, yang tidak akan kembali kecuali dengan pengorbanan, dan kesyahidan adalah jalan menuju kebebasan.
Baca Juga: Hujan Deras Rusak Tenda-Tenda Pengungsi di Gaza
Sementara itu, tahanan yang dibebaskan, Fadi Farah, mengatakan, aksi ini merupakan upaya untuk menjernihkan hati nurani di hadapan Tuhan, dan di hadapan para tahanan lainnya dan anak-anak martir Khader Adnan.
Farah memuji respon perlawanan melalui operasi komando di Tepi Barat dan di Jalur Gaza.
Dia menuntut pengusiran duta besar Israel dari Amman, dan pembebasan segera anggota parlemen Yordania Imad Al-Adwan, yang ditahan oleh Israel. (T/RS2/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Abu Obaida: Sandera Perempuan di Gaza Tewas oleh Serangan Israel