Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1.895 Pemukim Yahudi Serbu Al-Aqsa pada Hari Keenam Sukkot

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:33 WIB

32 Views

Kelompok ekstrimis Yahudi melakukan penyerbuan ke situs suci umat muslim, Masjid Al-Aqsa. (Foto: Anadolu)

Al-Quds – Sebanyak 1.895 pemukim Yahudi Ektremis menyerbu pelataran Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur (Al-Quds) pada Kamis pagi (1/10) di bawah perlindungan ketat polisi Israel.

Seperti dikutip dari Pusat Informasi Palestina, beberapa di antara pemukim Yahudi mengibarkan bendera Israel di seberang Kubah Batu di tengah serbuan yang terus berlanjut selama hari raya Yahudi Sukkot.

Departemen Wakaf Islam di Yerusalem mengatakan para pemukim menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dalam kelompok-kelompok bergantian melalui Gerbang Magharibeh. Gerbang itu telah dikendalikan otoritas penjajah Israel sejak 1967. Polisi Israel dan pasukan khusus bersenjata dikerahkan untuk mengamankan serbuan mereka.

Gubernuran Yerusalem mengatakan para pemukim mengibarkan bendera Israel di seberang Kubah Batu dalam serbuan pagi. Ini menandai eskalasi lebih lanjut dalam aksi provokatif dan ritual Yahudi yang semakin terbuka di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.

Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu

Serbuan Kamis, pada hari keenam Sukkot, menyusul beberapa hari serbuan besar-besaran pemukim ke Al-Aqsa. Kelompok-kelompok yang mendukung pembangunan apa yang mereka sebut sebagai kuil Yahudi di lokasi tersebut menyerukan peningkatan partisipasi dalam serbuan. Pada saat yang sama, pasukan Israel memperketat pembatasan terhadap jamaah Palestina yang ingin memasuki tempat suci tersebut.

Pada Rabu (30/9), 2.468 pemukim menyerbu Al-Aqsa dan melakukan ritual Talmud di pelatarannya. Pasukan Israel memfasilitasi serbuan mereka dan membatasi akses jemaah Palestina.

Menurut angka yang dipublikasikan, 1.500 pemukim memaksa masuk ke Al-Aqsa pada hari kedua hari raya. Jumlah itu diikuti 1.731 pada hari ketiga dan 1.462 pada hari keempat.

Selama serbuan ini, para pemukim melakukan doa berjamaah dan apa yang dikenal sebagai “sujud agung.” Mereka berbaring sepenuhnya bersujud di tanah. Mereka juga membawa persembahan tanaman ke kompleks dan melakukan tepuk tangan serta nyanyian.[]

Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri 

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda