Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

86 WNI Ditangkap Polisi Kamboja Usai Selamatkan Diri dari Sindikat Online Scam

Widi Kusnadi Editor : Rudi Hendrik - Senin, 20 Oktober 2025 - 19:20 WIB

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:20 WIB

5 Views ㅤ

ilustrasi penipuan online (foto: X)

Phnom Penh, MINA – Sebanyak 86 Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh aparat Kamboja setelah berusaha meloloskan diri dari lokasi dugaan sindikat penipuan daring (online scam) di Provinsi Sihanoukville.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh membenarkan bahwa puluhan WNI tersebut merupakan korban eksploitasi kerja yang dipaksa terlibat dalam kegiatan kejahatan siber lintas negara.

“Sebagian besar dari mereka mengaku bekerja di bawah tekanan dan tidak diperbolehkan keluar dari kompleks perusahaan,” demikian keterangan KBRI, Senin (20/10).

Menurut laporan awal, para WNI tersebut nekat meloloskan diri setelah tidak tahan dengan kondisi kerja yang tidak manusiawi. Namun, upaya mereka berujung pada penangkapan massal oleh kepolisian setempat yang sedang melakukan patroli di wilayah tersebut.

Baca Juga: Bernie Sanders Ungkap AIPAC Gelontorkan Dana Besar untuk Jegal El-Sayed

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan telah berkoordinasi dengan otoritas Kamboja untuk memastikan perlindungan hukum dan pemulangan para WNI. Tim perlindungan WNI dari KBRI Phnom Penh juga telah diterjunkan ke lokasi penahanan untuk melakukan verifikasi identitas dan pendampingan hukum.

“Kami berkomitmen memberikan bantuan maksimal kepada seluruh WNI yang menjadi korban perdagangan orang dan eksploitasi di luar negeri,” kata Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha.

Kasus ini menambah panjang daftar korban WNI yang terjebak dalam praktik penipuan daring di Asia Tenggara. Sihanoukville sendiri dikenal sebagai salah satu pusat operasi sindikat scamming yang melibatkan warga dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Sementara itu, beberapa WNI yang berhasil dihubungi menyampaikan harapan agar mereka segera dapat dipulangkan ke tanah air.

Baca Juga: Adam Hamawy, Dokter Misi Kemanusiaan Gaza yang Kini Terpilih Jadi Anggota Kongres AS

“Kami hanya ingin pulang. Kami sudah tidak kuat,” ujar salah satu korban dalam pesan singkat kepada pihak KBRI.

Kasus ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan luar negeri yang tidak jelas asal-usulnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS

Rekomendasi untuk Anda

Kloter Pertama, 11 WNI Dievakuasi dari Iran Tiba di Jakarta (foto: Kemlu RI)
Indonesia
Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha di Jakarta, Senin (20/10/2025) (foto: Sajadi/MINA)
Indonesia
Dunia Islam
Sebanyak 40 warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (pasangan WNI) kembali berhasil dievakuasi dengan selamat dari Lebanon dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Senin (7/10/2024) (Foto: Infomed Kemlu RI)
Indonesia