Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemlu RI: Tidak Ada WNI Korban dalam Ledakan Bom di Islamabad

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:13 WIB

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:13 WIB

18 Views ㅤ

Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha di Jakarta, Senin (20/10/2025) (foto: Sajadi/MINA)
Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha di Jakarta, Senin (20/10/2025) (foto: Sajadi/MINA)

Jakarta, MINA – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (6/2).

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Judha Nugraha melalui pesan resmi dari Kemlu RI, yang memastikan upaya Koordinasi terus dilakukan dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Islamabad untuk mengonfirmasi keselamatan seluruh WNI di wilayah setempat.

Menurut Judha, komunikasi intensif antara perwakilan RI dan otoritas Pakistan sudah berjalan sejak insiden bom terjadi, dan hasilnya menunjukkan bahwa tidak satu pun WNI berada di antara korban tewas maupun luka-luka. Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat Indonesia yang mengikuti berita ledakan tersebut.

Ledakan bom bunuh diri yang mengguncang masjid Imam Bargah Qasr-e-Khadijatul Kubra di area Shehzad Town, pinggiran Islamabad, menurut otoritas setempat telah menewaskan 31 orang dan melukai lebih dari 160 lainnya, menjadikannya salah satu serangan paling mematikan di ibu kota Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Kelompok radikal ISIS (Islamic State) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut melalui saluran komunikasi mereka, sementara penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh aparat keamanan Pakistan untuk mengidentifikasi pelaku serta motif di balik serangan yang terjadi saat salat Jumat.

Kemlu RI juga mengimbau seluruh WNI yang berada di Pakistan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan keamanan yang diberikan oleh KBRI setempat serta otoritas setempat, termasuk menghindari kerumunan massa dan area yang berpotensi menjadi target serangan.

Islamabad merupakan salah satu kota besar di Asia Selatan yang pernah beberapa kali menjadi sasaran serangan teror, termasuk ledakan bom yang menargetkan fasilitas umum dan tempat ibadah.

Serangan di masjid Syiah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan nasional Pakistan dan mencerminkan tantangan serius bagi upaya pemerintah setempat dalam menjaga stabilitas dan keselamatan warga serta komunitas internasional di wilayahnya. []

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda