Jakarta, MINA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) memberangkatkan Kapal Negara (KN) SAR Ganesha dalam misi kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Padang dan Sibolga, Selasa (2/12).
Dalam pelayaran ini, Yayasan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menjadi salah satu unsur Potensi SAR yang ikut diperbantukan.
Deputi Operasi BASARNAS, Edy Prakoso, memimpin pelepasan keberangkatan dan menegaskan bahwa pengerahan personel gabungan ini merupakan bentuk komitmen negara dalam mempercepat proses pencarian dan pertolongan.
Ia mengapresiasi kehadiran berbagai unsur Potensi SAR, termasuk UAR, yang dinilai konsisten terlibat dalam operasi kemanusiaan di berbagai daerah.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Sebanyak 80 personel terlibat dalam operasi ini, terdiri dari 37 personel BASARNAS, meliputi 16 anak buah kapal (ABK) dan 21 rescuer terlatih, serta 43 personel dari unsur Potensi SAR. Kehadiran UAR diharapkan memperkuat efektivitas kegiatan pencarian, pertolongan, dan distribusi bantuan di lapangan.
KN SAR Ganesha juga mengangkut logistik penting untuk mendukung penanganan bencana, mulai dari perlengkapan evakuasi, kebutuhan dasar masyarakat terdampak, hingga perbekalan operasional tim penyelamat.
Perjalanan menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar tiga hari. BASARNAS belum menetapkan durasi penugasan karena harus menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan, termasuk kondisi cuaca dan koordinasi antarinstansi.
Pemberangkatan KN SAR Ganesha menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan dan operasi penyelamatan dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi. Dengan dukungan UAR serta unsur SAR lainnya, BASARNAS menargetkan penanganan bencana di Sumatra dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. []
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic