Padang, MINA — Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu (10/10) siang. Sedikitnya 498 warga terdampak banjir, sementara 238 jiwa telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman berdasarkan data sementara BPBD Kota Padang.
Banjir terjadi akibat meningkatnya debit air sungai yang meluap hingga merendam permukiman warga. Tiga kecamatan yang terdampak meliputi Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo.
Berdasarkan data sementara BPBD Kota Padang hingga Sabtu malam pukul 22.45 WIB, Kecamatan Kuranji menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak terbanyak, yakni 245 jiwa. Sementara itu, di Kecamatan Koto Tangah tercatat 208 jiwa terdampak, sedangkan Kecamatan Nanggalo sebanyak 45 jiwa.
Di Kecamatan Koto Tangah, banjir menerjang kawasan Lubuk Minturun dan Koto Panjang Ikua Koto. Sementara di Kecamatan Nanggalo, warga di Kelurahan Tabing Banda Gadang turut terdampak. Sejumlah warga memilih mengungsi secara mandiri untuk menghindari risiko banjir yang semakin tinggi.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Pemerintah Kota Padang bersama BPBD, tim reaksi cepat, TNI, Polri, dan unsur terkait dikerahkan untuk membantu evakuasi warga. Petugas memprioritaskan penyelamatan kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan warga yang membutuhkan bantuan untuk keluar dari kawasan terdampak.
Wali Kota Padang Fadly Amran juga menginstruksikan percepatan penanganan darurat dan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak. Bantuan yang disiapkan meliputi makanan siap saji, pakaian bersih, selimut, serta kebutuhan pokok lainnya.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan kawasan rawan banjir, agar tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air. Warga diminta segera menuju tempat aman apabila kondisi memburuk serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Hingga Ahad (11/10), masyarakat di wilayah terdampak diharapkan terus memantau informasi resmi pemerintah daerah dan BPBD.
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Data mengenai jumlah korban, kerusakan rumah, serta perkembangan penanganan banjir masih dapat berubah seiring pendataan dan proses evakuasi. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic