Gaza, MINA – Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan bahwa kerusakan terjadi di berbagai penjuru Gaza, ribuan warga terpapar langsung oleh hujan dan suhu dingin tanpa perlindungan memadai. Lembaga tersebut melalui unggahan di platform media sosial mendesak Zionis Israel agar tetap bisa menyalurkan bantuan untuk rakyat Gaza.
UNRWA juga menyoroti hambatan akses bantuan kemanusiaan yang masih diberlakukan oleh otoritas Zionis Israel yang berkuasa di kawasan itu, yang menghalangi masuknya suplai perlindungan dan kebutuhan dasar lainnya secara langsung ke wilayah yang paling terdampak. Wafa melaporkan, Rabu (31/12).
Musim dingin yang melanda Jalur Gaza memicu kerusakan luas pada kamp-kamp pengungsian sementara, memperburuk kondisi hidup warga Palestina yang sudah bertahun-tahun dipaksa mengungsi akibat konflik berkepanjangan.
Badai kuat disertai angin dan hujan deras telah menghancurkan ribuan tenda pengungsian, meninggalkan banyak keluarga tanpa tempat berlindung yang layak di tengah cuaca ekstrem.
Baca Juga: Netanyahu Tersingkir, Presiden Israel Isaac Herzog Tunjuk Gadi Eisenkot Bentuk Pemerintahan
Data terbaru menunjukkan bahwa akibat hujan deras dan angin kencang, sebagian besar tenda darurat pengungsian yang sudah rapuh akibat kondisi perang mengalami kerusakan parah. Banyak keluarga kini hidup di tengah lumpur dan banjir, sementara ancaman kesehatan akibat air tergenang dan sanitasi yang buruk terus meningkat.
Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, menyebut dampak badai tersebut sebagai krisis yang diperburuk oleh kondisi “buatan manusia”, di mana perang berkepanjangan dan ratusan ribu rumah hancur membuat warga Gaza rentan terhadap cuaca ekstrem dan kurangnya akses bantuan.
Data menunjukkan puluhan ribu pengungsi terdampak langsung oleh kerusakan tempat tinggalnya.
Situasi ini menjadi tantangan besar bagi upaya kemanusiaan yang sudah terbatas, sementara panggilan untuk akses bantuan yang lebih luas semakin mendesak dari berbagai organisasi internasional yang bekerja di Gaza. []
Baca Juga: Israel Tetap Serang Gaza Meski Banjir Rendam Ribuan Tenda Pengungsi
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic