Amsterdam, MINA – Ratusan orang berkumpul di Dam Square, Amsterdam, pada Ahad (11/10), dalam demonstrasi pro-Palestina untuk menandai tiga tahun sejak dimulainya perang Israel di Jalur Gaza.
Para pengunjuk rasa membawa bendera Palestina dan menyerukan penghentian kekerasan terhadap warga Palestina. Mereka juga mendesak komunitas internasional mengambil tindakan nyata, termasuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel.
Sejak Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya, menurut data Palestina. Serangan tersebut juga menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di Gaza.
Kesepakatan gencatan senjata dicapai pada Oktober 2025. Namun, serangan Israel dan pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, obat-obatan, serta bahan untuk tempat tinggal, masih terus berlangsung.
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
Akibatnya, hampir seluruh penduduk Gaza menghadapi kondisi kemanusiaan yang parah di tengah terbatasnya akses terhadap kebutuhan dasar.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran gencatan senjata oleh Israel telah menewaskan lebih dari 1.470 warga Palestina dan melukai lebih dari 5.180 lainnya.
Demonstrasi di Amsterdam tersebut menjadi bagian dari aksi solidaritas terhadap Palestina, dengan para peserta menyerukan perlindungan bagi warga sipil dan tindakan internasional untuk mengakhiri kekerasan di Gaza.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
















Mina Indonesia
Mina Arabic