Al-Qassam Tewaskan 15 Tentara Zionis di Timur Rafah

Sekelompok tentara zionis Israel dengan Segitiga Merah terbalik di kepalanya, tanda sasaran dari para pejuang dan siap untuk dieksekusi. (Foto: tangkapan layar video Al-Qassam/X)

Gaza, MINA – Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan Hamas telah menewaskan 15 tentara Zionis dalam penyergapan khusus di timur Rafah, selatan Jalur Gaza, Jumat (17/5).

Brigade Al-Qassam mengatakan dalam sebuah pernyataan militer, Sabtu (18/5) seperti dikutip dari Palinfo, mujahidinnya mampu menghabisi 15 tentara Zionis Israel setelah kelompok Al-Qassam menargetkan sebuah rumah di mana sejumlah besar tentara dibarikade dengan perangkat anti-personel.

“Kemudian mujahidin kami menyerbu rumah dan bentrok dengan tentara yang tersisa dari jarak nol dengan senapan mesin ringan dan granat tangan di lingkungan Al-Tanour, sebelah timur kota Rafah, selatan Jalur Gaza,” ungkap pernyataan itu.

Dalam laporan lain, Brigade Al-Qassam mengumumkan penembakan rudal “SAM 7” ke helikopter “Apache” di utara Kamp Jabalia.

Baca Juga:  Netanyahu Umumkan Pembubaran Kabinet Perang Israel

Brigade Al-Qassam juga menargetkan tank Zionis Merkava 4 dengan peluru Al-Yassin 105 di lingkungan Al-Tanour, sebelah timur kota Rafah.

Abu Ubaida, juru bicara Al-Qassam, mengatakan pada Jumat, pejuang Al-Qassam menargetkan 100 kendaraan militer pendudukan dalam waktu 10 hari, menekankan kesiapan perlawanan untuk pertempuran panjang dengan musuh dan kemampuannya untuk bertahan serta bertarung melawan musuh.

“Musuh Israel, 32 minggu setelah tanggal 7 Oktober lalu, memasuki neraka lagi di Gaza dan menghadapi perlawanan yang lebih parah, mengingat perang yang tidak setara dan pertahanan legendaris rakyat Gaza terhadap kebiadaban pendudukan Israel,” katanya.

Sebelumnya, Al-Qassam juga menyiarkan beberapa adegan dari operasi melawan pendudukan, termasuk serangan penembak jitu oleh seorang tentara Israel di garis depan, sebelah timur kota Jabalia, di Jalur Gaza utara.

Baca Juga:  Putra Netanyahu Tuduh Militer dan Intelejen Shin Bet Berkhianat

Adegan tersebut menunjukkan tiga tentara Israel terlihat di atap sebuah gedung, memasang perangkat dan perlengkapan sebelum salah satu dari mereka menjadi sasaran dan terjatuh sementara dua tentara lainnya melarikan diri.[]

 

Mi’raj News Agency (MINA)