Jakarta, MINA – Kualitas udara di wilayah Jakarta pada Ahad pagi (28/12) menunjukkan perbaikan signifikan setelah beberapa hari terakhir berada pada level kurang sehat. Berdasarkan data pemantauan kualitas udara terkini, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI⁺ US) tercatat di angka 33 dan masuk dalam kategori Baik.
Kondisi ini menjadi kabar menggembirakan bagi warga Ibu Kota yang sebelumnya harus beraktivitas di tengah kualitas udara berkategori Sedang hingga Tidak Sehat. Dalam beberapa hari terakhir, tingginya volume kendaraan bermotor serta aktivitas industri disebut menjadi faktor dominan yang memperburuk kualitas udara Jakarta.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, membaiknya kualitas udara Jakarta tidak terlepas dari pengaruh kondisi cuaca yang relatif cerah disertai peningkatan kecepatan angin. Faktor tersebut membantu proses dispersi atau penyebaran polutan di atmosfer, sehingga sirkulasi udara di kawasan perkotaan menjadi lebih baik.
Dengan AQI berada pada level 33, BMKG menilai kualitas udara Jakarta saat ini aman bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, lanjut usia, serta kelompok rentan lainnya, untuk melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain itu, konsentrasi partikel halus PM2.5 yang berpotensi membahayakan kesehatan juga dilaporkan mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Baca Juga: Kemenhub Buka Pendaftaran Mudik Gratis Kapal Laut Mulai 6 Maret 2026
Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga pola aktivitas ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor secara berlebihan guna mempertahankan kualitas udara yang sehat dan berkelanjutan di wilayah DKI Jakarta. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Transisi Energi, Bahlil Jadi Ketua
















Mina Indonesia
Mina Arabic