Malang, MINA – Derbi Jawa Timur antara Arema FC vs Madura United di BRI Super League 2025/26 digelar pada Selasa (23/12) sore di Stadion Kanjuruhan Malang.
Skuad Singo Edan memulai lagi dari posisi 11 di klasemen sementara Super League dan Laskar Sape Kerrab di posisi 14.
Pelatih Arema FC Marcos Santos menerapkan formasi 4-1-4-1 dan pelatih Madura United Carlos Parreira menerapkan skema 4-2-3-1.
Pertandingan babak pertama dimulai.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Pertandingan ketat
Pertandingan 10 menit pertama berlangsung ketat.
Pada menit ke-12, Salim Tuharea (11) mendapat umpan terobosan tepat di depan gawang. Namun, penerimaan dengan dada terhadap bola, membuat bek Madura lebih cepat menyambar bola yang terpantul, menggagalkan peluang Salim. Salim pun berteriak kesal.
Melewati menit ke-15, pertandingan semakin sengit.
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Kedua tim masih sama-sama kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Hingga 30 menit berlalu, kedudukan masih stagnan.
Sepakan Dedik Setiawan (27) pada menit ke-32 pun masih diblokir oleh bek Madura United.
Sebaliknya, tembakan Balotelli (87) dan Jordy Wehrmann (4) pada menit ke-33 juga terbentur kaki para bek Singo Edan.
Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman
Pada menit ke-35, tembakan keras Lulinha (11) dari luar kotak penalti masih terlalu lugu dan dengan mudah ditangkap oleh kiper Lucas Frigeri (31).
Tendangan voli di sudut sempit
Pada menit ke-37, di saat Singo Edan menyerang, ada umpan crossing dari sisi kiri kotak penalti ke sisi kanan.
Di sana ada beberapa pemain Arema yang berlari mengejar bola umpan.
Baca Juga: “King Indo” Resmi Jadi “King ASEAN”
Iksan Lestaluhu (96) adalah pemain yang mendapat bola itu. Tanpa kontrol lagi, tendangan voli dari sudut sempit dilakukan. Langsung ke gawang. Kiper Diky Indriyana (21) tidak mampu membendung bola yang menusuk ke dalam gawang.
Madura membalas
Pada menit ke-42, upaya Madura United untuk mengejar ketertinggalan berbuah hasil. Tekanan lewat sepak pojok menciptakan bola liar.
Lulinha (11) yang mendapatkan bola di antara kaki-kaki para pemain, langsung menendang keras dari jarak sangat dekat.
Baca Juga: Juara FIFA ASEAN Cup, Ini Peringkat Indonesia di Dunia
Gol. Skor berubah 1-1. Kedudukan imbang.
Kedudukan itu bertahan hingga wasit Muhammad Nazmi meniup peluit istirahat. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Emil Audero: Kiper Timnas Indonesia yang Menepis Mimpi Buruk
















Mina Indonesia
Mina Arabic