Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - 1 jam yang lalu

1 jam yang lalu

9 Views ㅤ

Paukan Turkiye (foto: AA)

Riyadh, MINA – Arab Saudi, Pakistan, dan Türkiye sepakat segera menjalankan komitmen pertahanan bersama di bawah Aliansi Makkah untuk menghadapi meningkatnya ancaman keamanan terhadap Arab Saudi.

Kesepakatan itu mencakup penyediaan pasukan dan kapabilitas militer serta pengerahan cepat ke wilayah Saudi. Arabnews melaporkan, Selasa (6/10).

Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan darurat Komite Politik dan Pertahanan Strategis Aliansi Makkah di Riyadh, Senin (5/10). Pertemuan digelar untuk membahas perkembangan keamanan dan berbagai ancaman yang dihadapi Arab Saudi, termasuk serangan kelompok Houthi dari Yaman.

Dalam pernyataan bersama, ketiga negara menyatakan langkah tersebut akan dilaksanakan sesuai mekanisme yang telah disepakati serta hukum nasional masing-masing negara. Tujuannya memperkuat kesiapsiagaan, integrasi militer, dan kemampuan bersama menghadapi ancaman terhadap keamanan serta kedaulatan negara anggota.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Aliansi tersebut juga mengecam keras upaya penargetan Makkah dan Madinah serta serangan yang menyasar kota, fasilitas sipil dan infrastruktur ekonomi di Arab Saudi. Ketiga negara menegaskan keamanan masing-masing anggota merupakan bagian dari keamanan bersama Aliansi Makkah.

Aliansi Makkah untuk Pertahanan dibentuk melalui perjanjian yang ditandatangani Arab Saudi, Pakistan, dan Türkiye pada 7 Agustus 2026. Kesepakatan tersebut menetapkan kerangka pertahanan bersama, dengan serangan terhadap salah satu negara anggota dipandang sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Dalam pertemuan Riyadh tersebut, Letnan Jenderal (Purn) Nauman Mahmood dari Pakistan juga ditetapkan sebagai sekretaris jenderal pertama Aliansi Makkah untuk masa jabatan tiga tahun.

Pengaktifan mekanisme pertahanan bersama ini berlangsung ketika konflik di Yaman kembali meningkat dan serangan Houthi terhadap wilayah Saudi menjadi perhatian utama ketiga negara. []

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Internasional