Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bandara Internasional Kuwait Ditutup Sementara

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:26 WIB

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:26 WIB

45 Views ㅤ

Bandara internasional Kuwait (foto: X)

Kuwait City, MINA – Bandara Internasional Kuwait menghentikan sementara seluruh operasional penerbangan pada Sabtu (18/7) setelah serangan balasan rudal Iran menjadi ancaman keamanan di negara Teluk tersebut.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan penumpang, awak pesawat, dan operasional penerbangan. Al-Jazeera melaporkan.

Otoritas Penerbangan Sipil Kuwait menyatakan penghentian sementara penerbangan dilakukan hingga situasi keamanan dinilai kondusif.

Sejumlah penerbangan internasional mengalami penundaan maupun pengalihan rute ke bandara lain di kawasan, sementara penumpang diminta mengikuti informasi terbaru dari maskapai masing-masing.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Serangan Iran dilaporkan menyasar sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, termasuk pangkalan yang berada di Kuwait.

Aksi tersebut disebut sebagai balasan atas operasi militer Amerika Serikat terhadap sejumlah target di Iran yang dalam beberapa hari terakhir memperburuk eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pemerintah Kuwait menegaskan terus memantau perkembangan situasi dan meningkatkan kesiagaan aparat keamanan di berbagai objek vital, termasuk bandara, pelabuhan, serta instalasi energi.

Otoritas juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan resmi pemerintah terkait perkembangan kondisi keamanan.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Gangguan operasional Bandara Internasional Kuwait menambah panjang daftar dampak konflik terhadap sektor transportasi udara di kawasan.

Sejumlah maskapai internasional sebelumnya juga telah menghindari ruang udara di atas Iran, Irak, dan sebagian wilayah Teluk karena meningkatnya risiko keamanan, sehingga memengaruhi jadwal penerbangan regional maupun internasional.

Eskalasi konflik yang terus berlanjut tidak hanya mengancam stabilitas keamanan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan, perdagangan, dan distribusi energi global. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Artikel
Internasional
Amerika
Internasional