Teheran, MINA – Iran tidak akan pernah mengizinkan kapal militer AS kembali memasuki Teluk Persia, demikian peringatan dari komandan militer tertinggi negara tersebut.
Dilansir dari Press TV, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menyatakan bahwa angkatan laut AS kini tidak lagi mampu mendekati perairan di sekitar jalur pelayaran strategis itu.
Dalam pernyataan Sabtu (24/10) tersebut, Ali Abdollahi mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah membuat Angkatan Laut AS tidak berdaya, meskipun Washington selama ini menggambarkan kekuatan tersebut sebagai simbol kekuasaan Amerika yang digunakan untuk mengancam negara-negara di kawasan itu maupun di wilayah lain.
“Presiden AS sebaiknya hanya bermimpi untuk bisa membawa militer dan pasukannya masuk kembali ke Teluk Persia. Keinginan itu akan mereka bawa sampai ke liang kubur,” ujar Abdollahi.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
“Dalam situasi apa pun dan kapan pun, kami tidak akan membiarkan kapal-kapal militer AS yang berkarat memasuki Teluk Persia,” tambahnya.
Komandan senior tersebut juga mempertanyakan klaim berulang Presiden AS Donald Trump yang menyebut fasilitas nuklir Iran telah dihancurkan. Padahal, di saat yang sama, Washington terus bersikeras bahwa Teheran tidak boleh memiliki senjata nuklir—sebuah tuduhan yang berulang kali dibantah oleh Republik Islam Iran.
“Jika kalian sudah menghancurkan segalanya, lalu apa gunanya terus mengulang delusi ini?” kata Abdollahi, seraya menyebut pernyataan tersebut tidak bermakna dan kontradiktif. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic