Bangkok, MINA – Pemerintah Metropolitan Bangkok (BMA) menetapkan seluruh 50 distrik di ibu kota Thailand sebagai zona bencana menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan banjir di sejumlah kawasan, Sabtu (26/9).
Anadolu melaporkan, hujan yang berlangsung hampir 48 jam mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam, mengganggu lalu lintas serta aktivitas warga.
Wilayah Bangkok bagian timur menjadi salah satu kawasan yang paling terdampak banjir.
Penetapan status bencana tersebut memungkinkan BMA, lembaga pemerintah terkait dan pemerintah daerah mengambil langkah penanganan secara lebih cepat dan terkoordinasi di wilayah terdampak.
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
Peringatan juga disampaikan kepada warga melalui sistem cell broadcast.
Pemerintah memperingatkan bahwa ketinggian air di sejumlah kanal telah mencapai level kritis dan masih berpotensi meningkat apabila hujan kembali turun.
BMA mengerahkan sistem pompa dan fasilitas drainase dengan kapasitas penuh untuk mempercepat pembuangan air.
Pemerintah kota menyebut genangan berpotensi surut dalam waktu sekitar enam jam apabila tidak terjadi hujan tambahan.
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
Departemen Meteorologi Thailand (TMD) menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi sistem tekanan rendah yang bergerak menutupi wilayah Thailand bagian tengah, termasuk Bangkok dan sekitarnya, serta menguatnya monsun barat daya di Laut Andaman, wilayah selatan dan Teluk Thailand.
TMD memperingatkan hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Thailand hingga Ahad (27/9).
Bangkok dan wilayah sekitarnya juga diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Untuk Sabtu, TMD memperkirakan badai petir mencakup sekitar 80 persen wilayah Thailand bagian tengah dan timur, dengan hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah lokasi.
Baca Juga: Yair Golan Kritik Netanyahu Usai Trump Umumkan Penghentian Bantuan AS untuk Israel
Khusus Bangkok dan wilayah sekitarnya, hujan lebat hingga sangat lebat juga diperkirakan terjadi di banyak tempat.
TMD memperingatkan akumulasi hujan dapat meningkatkan risiko banjir bandang dan luapan air, terutama di kawasan dataran rendah serta wilayah yang berada di sekitar aliran air.
Di sejumlah kawasan terdampak, warga mulai melakukan panic buying dengan membeli dan menimbun kebutuhan pokok karena khawatir kondisi banjir semakin memburuk.
Sementara itu, pemerintah Bangkok mengimbau warga yang tinggal di sekitar kanal untuk memindahkan barang dan kendaraan ke tempat yang lebih tinggi serta memantau perkembangan cuaca dan kondisi banjir.[]
Baca Juga: AS akan Hentikan Bantuan untuk Israel Akhir Tahun Ini
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic