Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cuaca Sumatra Ahad Ini Didominasi Berawan, Hujan Ringan hingga Sedang

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

Ahad, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

52 Views ㅤ

Langit berawan menyelimuti Masjid Seribu Tiang Kota Jambi. (Foto: MINA/Gunawan)

Jambi, MINA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Sumatra, Ahad (26/7) didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal sejak pagi, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang meningkat pada siang sampai malam hari di sejumlah provinsi.

BMKG menyebutkan, pertumbuhan awan hujan masih dipengaruhi oleh kelembapan udara yang cukup tinggi dan dinamika atmosfer regional. Kondisi tersebut memungkinkan perubahan cuaca berlangsung cepat dari cerah berawan menjadi hujan, terutama pada sore dan malam hari.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang disertai petir dan angin kencang sesaat meliputi sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.

Sementara Kepulauan Riau umumnya berawan dengan peluang hujan ringan setempat.

Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi

Di Jambi, cuaca diprakirakan berawan pada pagi hari, kemudian berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang pada sore atau malam hari di sejumlah kabupaten dan kota. Suhu udara berkisar 23–32°C dengan kelembapan relatif tinggi.

BMKG menjelaskan, meskipun lebih dari 70 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, aktivitas atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) yang mulai memengaruhi Indonesia bagian barat masih mendukung terbentuknya awan konvektif yang memicu hujan lokal.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan, berkendara pada sore-malam hari, serta di wilayah rawan genangan dan pohon tumbang. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta memantau pembaruan prakiraan cuaca dan peringatan dini BMKG sebelum berlayar. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Gelombang Laut hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia 5-8 Oktober Mendatang

Rekomendasi untuk Anda