Jambi, MINA — Cuaca di sejumlah wilayah Sumatra, Sabtu (15/8) diprakirakan masih didominasi kondisi cerah hingga berawan seiring menguatnya musim kemarau. Namun, hujan tetap berpotensi terjadi di beberapa wilayah, terutama Sumatra bagian barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi atmosfer Indonesia semakin mendukung terbentuknya cuaca kering. Dalam prospek cuaca 14–20 Agustus 2026, BMKG mencatat curah hujan kategori rendah mendominasi sekitar 90,79 persen wilayah Indonesia.
Di Sumatra Barat, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi hujan, khususnya di wilayah yang mendapat pengaruh pertumbuhan awan hujan. BMKG juga mencatat adanya potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Sumatra Barat pada periode tertentu.
Sementara itu, wilayah Jambi secara umum berpotensi mengalami cuaca cerah, cerah berawan hingga berawan. Sejumlah daerah seperti Muaro Jambi juga masih memiliki peluang hujan ringan berdasarkan prakiraan cuaca BMKG.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Untuk Sumatra bagian selatan, masyarakat perlu memperhatikan kondisi udara yang cenderung lebih kering selama periode puncak musim kemarau. BMKG sebelumnya memprediksi puncak musim kemarau 2026 berlangsung sekitar Juli hingga September, sehingga risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan perlu diantisipasi.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan prakiraan cuaca terbaru, terutama bagi warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan. Kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat di wilayah yang masih memiliki potensi pertumbuhan awan hujan.
Masyarakat di wilayah yang mengalami cuaca panas dan kering diimbau menjaga kecukupan air, mengurangi aktivitas pembakaran lahan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Sementara itu, warga di daerah yang berpotensi hujan disarankan mewaspadai jalan licin, genangan, petir, dan angin kencang. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic