Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cuaca Sumatra Senin Didominasi Berawan, BMKG Prediksi Hujan Lokal

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Arif R - Senin, 3 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:06 WIB

50 Views ㅤ

Ilustrasi cuaca berawan di kawasan perkebunan akasia. (Foto: Gunawan/MINA)

Jambi, MINA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Pulau Sumatra masih berpotensi mengalami hujan, Senin (3/8), terutama pada siang hingga malam hari. Masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang terjadi secara lokal.

Dalam prakiraan cuaca hariannya, BMKG menyebutkan wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Di beberapa lokasi, hujan dapat disertai petir dan angin kencang.

Adapun cuaca cerah hingga cerah berawan diperkirakan masih mendominasi pada pagi hari. Namun, pemanasan permukaan pada siang hari berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif yang menyebabkan hujan turun secara tidak merata di sejumlah daerah.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, nelayan, petani, dan warga yang beraktivitas di luar ruangan, agar selalu memantau perkembangan informasi cuaca. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, maupun pohon tumbang juga diminta meningkatkan kewaspadaan ketika hujan lebat disertai angin kencang terjadi.

Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi

Sementara itu, meski musim kemarau terus berkembang di sejumlah wilayah Indonesia, BMKG menegaskan hujan masih berpeluang terjadi akibat pengaruh kondisi atmosfer yang masih aktif. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mengabaikan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Gelombang Laut hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia 5-8 Oktober Mendatang

Rekomendasi untuk Anda