New York, MINA – Dewan Keamanan PBB pada Selasa (24/2) mengutuk pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) atas serangan dan kekejaman yang terus berlanjut di Sudan.
Para anggota Dewan “mengutuk keras” serangan dan destabilisasi yang terus dilakukan RSF di wilayah Kordofan dan “segala bentuk pelanggaran dan penyiksaan yang dilakukan terhadap penduduk sipil.”
RSF juga dilaporkan melakukan penahanan sewenang-wenang dan kekerasan seksual dalam konflik.
“Tindakan tersebut dapat merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” tegas pernyataan tersebut.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Dewan Keamanan PBB menyatakan keprihatinan mendalam atas kekerasan yang terus berlanjut di seluruh Sudan, termasuk di Kordofan dan Darfur, serta menyerukan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk “segera menghentikan pertempuran.” []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
















Mina Indonesia
Mina Arabic