Jakarta, MINA – Duta Al-Quds Internasional, Ali Farkhan Tsani, menegaskan pentingnya peran muslimah dalam perjuangan membela Baitul Maqdis melalui penguatan akidah, literasi, dan aksi nyata.
“Peradaban agung tidak pernah lepas dari peran muslimah,” ujarnya dalam Maemuna Webinar Volume 3 bertajuk “Remaja Muslimah dan Budaya Baitul Maqdis”, Ahad (15/2) malam.
Ia juga menegaskan bahwa kunci penting pembebasan Baitul Maqdis adalah penguatan tarbiyah ruhiyah melalui shalat, dzikrullah, dan tafakur. Untuk itu, Ali Farhan mendorong muslimah memperbanyak tilawah Al-Qur’an serta tahajud.
Selain itu, kegiatan lainnya yang bisa dilakukan adalah meningkatkan literasi dan edukasi, pemanfaatan media sosial, hingga aksi sosial serta bergabung ke komunitas yang aktif membahas isu Baitul Maqdis.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Ali Farkhan, yang juga wartawan Kantor Berita MINA, menambahkan perjuangan harus dibangun secara bertahap, dimulai dari penguatan aqidah, pengetahuan, dan jejaring (networking), kemudian baru diikuti dengan aksi fisik.
Ali Farhan juga menegaskan, kewajiban umat Islam saat ini adalah terus bergerak. selama Baitul Maqdis masih terjajah dan diinjak-injak, maka umat Islam pun akan terus dilecehkan. Untuk itu, umat Islam harus terus melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis.
“Harus yakin akan pertolongan Allah. Semua yang kita lakukan terkait Baitul Maqdis, meski terlihat kecil, akan mulia di sisi Allah, dan itu akan semakin kuat manakala dikerjakan secara berjamaah oleh kaum muslimin,” pungkasnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
















Mina Indonesia
Mina Arabic