Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelombang Pertama Jamaah Haji Indonesia di Madinah Resmi Ditutup

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 7 Mei 2026 - 15:16 WIB

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:16 WIB

48 Views ㅤ

Jamaah haji Indonesia di Madinah (Foto: dok MINA)

Madinah, MINA – Fase kedatangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama di Kota Madinah, Arab Saudi, resmi berakhir pada Kamis (7/5) waktu setempat, ditandai dengan tibanya Kloter 14 Embarkasi Batam (BTH 14) di Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz.

Sebanyak 440 jamaah dalam rombongan terakhir itu dilaporkan tiba dalam kondisi sehat setelah menempuh perjalanan dari Tanah Air.

Kloter BTH 14 terdiri dari jamaah asal Kalimantan Barat, antara lain dari Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, dan Pontianak.

Kedatangan mereka sekaligus menutup seluruh rangkaian fase pertama pemberangkatan jamaah Indonesia yang sejak akhir April mendarat di Madinah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk menjalani puncak ibadah haji 1447 Hijriah.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama petugas kloter terus memberikan pendampingan kepada jamaah, khususnya lanjut usia dan jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu.

Proses penyambutan, distribusi akomodasi, hingga transportasi menuju hotel dilakukan secara bertahap guna menjaga kelancaran pelayanan di tengah tingginya mobilitas jamaah Indonesia di Madinah.

Seiring berakhirnya gelombang pertama, pemerintah kini mulai memfokuskan layanan pada pemberangkatan jamaah gelombang kedua yang akan langsung mendarat di Bandara Jeddah sebelum menuju Makkah.

Berdasarkan jadwal resmi perjalanan haji 2026, fase pemberangkatan jamaah Indonesia akan berlangsung hingga 21 Mei 2026, sementara puncak ibadah wukuf di Arafah dijadwalkan pada 26 Mei mendatang.

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah juga menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan jamaah menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Selain memperkuat layanan kesehatan dan pendampingan lansia, pemerintah menyiapkan sistem mitigasi menghadapi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan meningkat selama musim haji berlangsung.

Di sisi lain, pengawasan terhadap pelayanan jamaah terus diperketat oleh berbagai lembaga, termasuk Ombudsman RI, guna memastikan seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan sesuai standar pelayanan.

Pemerintah berharap seluruh jamaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan khusyuk hingga kembali ke Tanah Air pada fase pemulangan yang dijadwalkan berakhir awal Juli 2026. []

Baca Juga: Sejak Agustus, 290.000 Warga Yaman Mengungsi Akibat Konflik

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf (foto: Kemenhaj RI)
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Dunia Islam
Indonesia