Agam, MINA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat bahwa pada Kamis malam pukul 22.25 WIB, erupsi Gunung Marapi memuntahkan abu vulkanik hingga mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak kawah, yang teramati melalui pengamatan visual dan alat pemantau kegempaan.
Abu vulkanik tersebut terbawa angin ke arah barat laut dan dapat berdampak pada pemukiman serta lahan pertanian di beberapa kecamatan di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, sehingga warga diwajibkan mengenakan masker jika berada di luar ruangan untuk meminimalisir gangguan saluran pernapasan.
Meski letusan kali ini belum diikuti lontaran lava pijar atau lontaran material besar lainnya, BPPTKG meningkatkan status pemantauan dan mengimbau masyarakat serta pendaki untuk tidak berada dalam radius aman yang telah ditetapkan guna mencegah risiko lebih lanjut.
Kegiatan pertanian, penerbangan lokal, dan sekolah-sekolah diminta melakukan penyesuaian sementara karena abu vulkanik yang jatuh di tanah dapat mengganggu penglihatan, merusak tanaman dan kendaraan, serta menyebabkan gangguan kesehatan jika tidak dihindari.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat akan terus berkolaborasi dengan instansi terkait untuk memonitor perkembangan serta menyebarkan informasi kiat keselamatan kepada warga di desa yang berada di lereng Marapi.
Gunung Marapi merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia dan termasuk dalam jajaran gunung api berapi strato di Pulau Sumatra.
Letusan-letusan kecil hingga sedang pernah terjadi berkali-kali dalam beberapa dekade terakhir, menjadikan Marapi sebagai objek pemantauan intensif dari BPPTKG dan otoritas kebencanaan Indonesia.
Aktivitas vulkanik seperti erupsi abu biasanya dipicu oleh pergerakan magma di bawah permukaan serta tekanan gas vulkanik, yang dapat berubah cepat tergantung kondisi endogen gunung tersebut.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Pemerintah Indonesia melalui PVMBG dan instansi terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai kemungkinan bencana vulkanik di negara dengan cincin api aktif seperti Indonesia. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic