Imaam Yakhsyallah: Tiga Syarat Agar Senantiasa Dibimbing Allah

Cileungsi, MINA – Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Yakhsyallah Mansur dalam kesempatan Kuliah Subuh pada Rabu (12/6), memberikan nasihat mengenai tiga syarat agar senantiasa dibimbing oleh Allah.

Hal itu ia sampaikan berdasarkan Al-Quran Surat Muhammad ayat 2, yang didalamnya mengandung pelajaran mengenai tiga syarat agar senantiasa dibimbing Allah.

Imam Yakhsyallah mengatakan, pelajaran yang dapat diambil dari ayat itu adalah jika kita ingin diperbaiki kehidupannya dan senantiasa dibimbing oleh Allah syaratnya tiga.

Pertama, beriman. Ketika seseorang beriman, yakni hati dan jiwa mereka tunduk patuh kepada syariat-syariat Allah, semua anggota tubuh mereka beriman lahir dan batin, maka ditunjukkan kepada mereka jalan yang benar (Al-hidayah). Hal itu didasarkan firman Allah SWT yang artinya, “Sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang- orang yang beriman kepada jalan yang lurus.” (QS. Al-Hajj: 54)

“Jika kita ingin mendapatkan hidayah bimbingan dari Allah, maka kita harus mampu menjadikan diri ini sebagai pribadi yang beriman,” kata Imaam Yakhsya.

Kedua, amal salih. Menurutnya, amal salih sendiri merupakan bentuk implikasi dari keimanan dan ukuran dari ketakwaan seseorang. Allah menjanjikan banyak hal kepada orang-orang yang beramal salih, di antaranya pahala yang besar dan ditambahkannya bimbingan atau petunjuk dari Allah sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran Surat Maryam ayat 76.

Ketiga, melaksanakan tuntunan dalam Al Quran.

“Kita meyakini bahwa Al-Quran merupakan firman Allah dan merupakan pedoman bagi kehidupan manusia. Dengan dalil-dalil, hujjah-hujjah, aturan-aturan, dan nasihat-nasihat yang dikandungannya, Al-Quran ini menjadi faktor banyaknya manusia yang memperoleh hidayah, dan ia mengantarkan kepada jalan yang lebih lurus dan lebih terang,” kata Imaam Yakhsyallah dengan mengutip Al-Quran Surat An-Nahl ayat 89. (L/Ast/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Comments are closed.