Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inggris Tingkatkan Bantuan Pangan untuk Pengungsi Rohingya di Kamp Cox’s Bazar

Rudi Hendrik Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 28 Januari 2026 - 06:20 WIB

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:20 WIB

9 Views ㅤ

Ilustrasi: pengungsi Rohingya di tenda pengungsian di Cox's Bazar, Bangladesh. (Foto: Zia Hero / X)

Cox’s Bazar, MINA – Program Pangan Dunia (WFP) menyambut baik kontribusi keuangan baru dari Inggris untuk mendukung bantuan pangan bagi pengungsi Rohingya dan komunitas rentan di Bangladesh.

Dilansir dari Arakan News Agency (ANA) pada Rabu (28/1), donasi terbaru dari Inggris ini bertujuan untuk mempertahankan operasi WFP di kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, di mana lebih dari satu juta pengungsi sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk kebutuhan pangan dasar mereka.

Kontribusi ini datang pada saat yang kritis, karena kekurangan dana telah meningkatkan tekanan pada program ketahanan pangan di pemukiman pengungsi terbesar di dunia itu, menimbulkan kekhawatiran di antara lembaga-lembaga kemanusiaan tentang potensi pengurangan jatah makanan.

Para pejabat WFP menyatakan apresiasi atas bantuan Inggris, menyoroti bahwa kontribusi tersebut sangat penting untuk memastikan distribusi bantuan pangan yang berkelanjutan kepada mereka yang membutuhkan, menurut ReliefWeb.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Dana tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan distribusi pangan yang sedang berlangsung, termasuk program e-voucher yang memungkinkan pengungsi Rohingya untuk membeli barang-barang pangan penting dari pasar lokal dan toko-toko yang didukung WFP.

Selama beberapa tahun terakhir, Inggris telah menjadi salah satu donor utama untuk upaya tanggap kemanusiaan di Bangladesh, khususnya terkait krisis Rohingya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Rekomendasi untuk Anda

Asia
Palestina
Asia