Jakarta, MINA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan enam poin nasihat strategis kepada Pemerintah Indonesia terkait keputusan bergabung dalam forum Board of Peace (BoP), dengan penekanan utama pada jaminan kemerdekaan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat.
Enam poin tersebut disampaikan MUI sebagai bentuk sikap keumatan agar keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace tidak hanya berorientasi pada isu keamanan, tetapi juga menjadi instrumen penghentian penjajahan Israel atas Palestina.
Nasihat tersebut disampaikan MUI usai pertemuan silaturrahim antara pimpinan sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam dengan Presiden Prabowo Subianto yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2) yang lalu.
Sikap resmi MUI itu tertuang dalam Taushiyah Majelis Ulama Indonesia tentang kebijakan Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya H Amirsyah Tambunan pada 3 Februari 2026.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Dalam taushiyah tersebut, yang pertama MUI menegaskan bahwa Indonesia harus memastikan Board of Peace mendorong Israel untuk segera mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat, serta menjamin tidak ada lagi penjajahan dan kejahatan perang terhadap rakyat Palestina.
Kedua, pemerintah harus menjamin dengan penuh integritas bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace tidak akan melegitimasi penjajahan maupun kejahatan perang Israel terhadap Palestina.
Ketiga, prinsip solusi dua negara harus menjadi dasar dan arah kebijakan Indonesia dalam forum Board of Peace. Keempat, Indonesia diminta memperjuangkan keterlibatan dan perwakilan Palestina secara langsung dalam Board of Peace.
Kelima, kontribusi Indonesia melalui pengiriman pasukan perdamaian harus dipastikan tidak digunakan untuk menekan perjuangan rakyat Palestina atau menguntungkan Israel secara politik dan militer.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Keenam, MUI menegaskan agar Pemerintah Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan menjadikan kemerdekaan Palestina sebagai komitmen utama yang tidak dapat ditawar.
MUI berharap enam poin nasihat tersebut menjadi rujukan kebijakan Indonesia di kancah internasional serta mencerminkan keberpihakan nyata terhadap perjuangan rakyat Palestina. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic