Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran Gelar Latihan Militer Berskala Besar di Selat Hormuz

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 16 Februari 2026 - 21:08 WIB

Senin, 16 Februari 2026 - 21:08 WIB

8 Views ㅤ

Iran Gelar Latihan Militer Berskala Besar di Selat Hormuz
Parade pasukan militer Iran. (Foto: X/Tasnim)

Teheran, MINA – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memulai serangkaian latihan militer di Selat Hormuz pada Senin (16/2), langkah yang dinilai sebagai persiapan menghadapi potensi ancaman keamanan di jalur pelayaran strategis itu menjelang putaran baru perundingan dengan Amerika Serikat (AS).

Latihan yang berlangsung di perairan Selat Hormuz tersebut diawasi langsung oleh Komandan IRGC, Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, dan diikuti oleh unit-unit angkatan laut Garda Revolusi. Press TV melaporkan.

Media pemerintah Iran menyebut latihan ini bertujuan untuk menilai kesiapan pasukan menghadapi skenario ancaman serta untuk meningkatkan kemampuan reaksi cepat terhadap kemungkinan gangguan keamanan dan militer di perairan yang menjadi jalur penting untuk perdagangan energi dunia.

Aktivitas militer Iran di Selat Hormuz terjadi ketika delegasi Iran dan AS tengah bersiap melanjutkan dialog di Jenewa yang difasilitasi oleh Oman, dengan fokus awal pada isu nuklir yang telah lama menjadi sumber ketegangan antara kedua negara.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Di sisi lain, kehadiran latihan ini beriringan dengan pengerahan kekuatan angkatan laut AS ke kawasan Teluk Persia, termasuk kapal induk dan kapal perang, dalam upaya menunjukkan tekanan militer dan diplomatik terhadap Teheran.

Iran menegaskan latihan tersebut adalah bagian dari haknya untuk memperkuat pertahanan nasional serta menjamin stabilitas di wilayah perairan internasional, meskipun para pengamat menilai langkah ini berpotensi memperuncing ketegangan jika tidak dibarengi mekanisme komunikasi yang jelas antara Teheran dan Washington.

Selat Hormuz merupakan jalur pendaratan strategis yang dilalui sekitar 20 persen dari total minyak mentah global, sehingga setiap aktivitas militer di kawasan ini kerap mendapat perhatian internasional karena implikasinya terhadap keamanan energi dan perdagangan dunia. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Rekomendasi untuk Anda