Gaza, MINA – Empat warga Palestina dari satu keluarga tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah rumah di kawasan Proyek Beit Lahia, Gaza Utara, Kamis (10/9).
Sumber medis menyebutkan, keempat korban merupakan anggota keluarga Ahmad. Jenazah mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Qudspress melaporkan, Jumat (11/9).
Laporan menyebutkan korban terdiri dari seorang pria, istrinya, serta dua anak perempuan mereka yang masing-masing berusia delapan dan 12 tahun. Serangan tersebut terjadi ketika keluarga itu berada di dalam rumah.
Selain korban tewas, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka. Beberapa orang lainnya juga masih dilaporkan berada di bawah reruntuhan bangunan yang terkena serangan.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Militer Israel menyatakan serangan tersebut menyasar sebuah bangunan yang disebut pernah digunakan oleh operatif militer. Israel juga mengklaim telah memberikan peringatan sebelum serangan dilakukan dan menyebut korban yang menjadi sasaran sebagai seorang operatif yang terlibat dalam pertempuran.
Pada hari yang sama, serangan dan tembakan Israel juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Gaza Utara. Kendaraan militer dan drone Israel disebut melepaskan tembakan ke arah tempat penampungan serta tenda pengungsi di kawasan kamp Jabalia.
Serangan tersebut berlangsung ketika kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 10 Oktober 2025 masih disebut berlaku. Namun, sejumlah serangan Israel dilaporkan tetap terjadi di Jalur Gaza sejak kesepakatan tersebut diberlakukan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic