Jakarta, MINA – Istana Kepresidenan Jakarta membuka pintu bagi masyarakat umum untuk mengikuti kegiatan halalbihalal dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah yang dijadwalkan berlangsung mulai siang hingga sore hari, Sabtu (21/3).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, kegiatan silaturahmi tersebut dilaksanakan setelah Presiden Prabowo Subianto menuntaskan agenda Salat Idulfitri di Aceh. Setelah itu, Presiden direncanakan kembali ke Jakarta untuk menyapa masyarakat dalam suasana Lebaran.
Ia menjelaskan, Istana Negara akan dibuka untuk umum usai Salat Zuhur dengan sistem kunjungan bergiliran guna menjaga kenyamanan dan ketertiban. Kapasitas pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang, dengan pengaturan area di dalam maupun di luar kompleks Istana.
Untuk mengantisipasi tingginya antusiasme warga, panitia menyiapkan tenda tambahan di area luar Istana. Selain itu, masyarakat yang hadir juga akan disuguhi berbagai hidangan khas Lebaran, seperti ketupat, serta hiburan sederhana yang ramah bagi keluarga, khususnya anak-anak.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi tahunan pemerintah dalam merayakan Idulfitri bersama rakyat. Pembukaan Istana bagi masyarakat dinilai sebagai simbol kedekatan antara pemimpin dan rakyat serta upaya mempererat silaturahmi dalam suasana hari kemenangan.
Meski demikian, kehadiran Presiden dalam seluruh rangkaian acara masih bersifat tentatif, menyesuaikan dengan agenda kenegaraan lainnya. Pemerintah tetap mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang kebersamaan dan memperkuat persatuan bangsa di tengah suasana Lebaran. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
















Mina Indonesia
Mina Arabic