Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jakarta Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Datangkan Hujan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 30 Juli 2026 - 16:38 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:38 WIB

28 Views ㅤ

Operasi Modifikasi Cuaca Diperpanjang Hingga 22 September, Hujan Berpeluang Kembali Terjadi di Jabodetabek
Operasi Modifikasi cuaca (foto: BNPB)

Jakarta, MINA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendatangkan hujan setelah ibu kota hampir tiga pekan tidak diguyur hujan.

Langkah tersebut disiapkan sebagai upaya mengantisipasi dampak musim kemarau, termasuk potensi kekeringan dan penurunan kualitas lingkungan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Kamis (30/7) mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta memberikan izin kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk melaksanakan OMC apabila kondisi di lapangan memang memerlukan tindakan tersebut.

Menurut Pramono, operasi modifikasi cuaca kali ini memiliki tujuan berbeda dibanding saat musim hujan. Jika sebelumnya OMC dilakukan untuk mengurangi risiko banjir dengan mengalihkan hujan ke laut, kini rekayasa cuaca diarahkan untuk memicu turunnya hujan di wilayah Jakarta guna mengurangi dampak kekeringan.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Pemprov DKI mencatat hingga kini belum ada wilayah di Jakarta yang mengalami kekeringan secara signifikan. Namun, pemerintah tetap menyiapkan langkah mitigasi sejak dini karena sejumlah daerah penyangga mulai merasakan dampak musim kemarau yang berkepanjangan.

Operasi modifikasi cuaca merupakan teknologi yang telah beberapa kali digunakan pemerintah Indonesia dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Selain untuk mengurangi intensitas hujan saat potensi banjir meningkat, teknologi tersebut juga dimanfaatkan untuk menambah curah hujan di daerah yang mengalami kekeringan, dengan pelaksanaannya disesuaikan berdasarkan analisis atmosfer oleh BMKG.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan maupun menurunnya kualitas udara.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Pemprov menyatakan keputusan pelaksanaan OMC akan diambil setelah mempertimbangkan hasil pemantauan cuaca serta rekomendasi teknis dari BMKG.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda