Meureudu, MINA – Setelah sempat mengalami kerusakan serius akibat bencana banjir, penanganan sementara oprit Jembatan Krueng Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, akhirnya berhasil diselesaikan. Mulai Jumat (12/12), jembatan tersebut resmi dibuka kembali dan sudah dapat dilintasi oleh masyarakat.
Kepastian dibukanya kembali jembatan itu disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Rita Marleni. Ia menyampaikan bahwa penanganan darurat telah dilakukan agar fungsi jembatan dapat segera dipulihkan.
“Penanganan sementara terhadap kerusakan oprit Jembatan Krueng Meureudu sudah dilakukan. Alhamdulillah, jembatan mulai fungsional dan kembali dibuka sejak hari ini,” ujar Rita Marleni.
Oprit Jembatan Krueng Meureudu berada di ruas Jalan Meureudu–Pidie Jaya, yang merupakan jalur strategis nasional dan menjadi penghubung penting menuju Kabupaten Bireuen.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Kerusakan pada titik ini sebelumnya sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut.
Untuk mempercepat pemulihan akses, BPJN Aceh telah melakukan sejumlah langkah penanganan darurat, di antaranya penimbunan oprit jembatan dan pemasangan batu boulder sebagai penguatan struktur sementara.
Upaya ini dilakukan agar jalur nasional Lintas Timur Aceh dapat kembali difungsikan sembari menunggu penanganan permanen.
Pada Sabtu (13/12), progres penanganan dilaporkan telah mencapai sekitar 50 persen, dengan estimasi waktu pengerjaan keseluruhan selama kurang lebih 10 hari.
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Selain itu, BPJN Aceh juga telah menyelesaikan pembersihan jalan pendekat Jembatan Krueng Meureudu dari endapan lumpur tebal sisa banjir bandang yang sebelumnya menutup badan jalan.
Dengan dibukanya kembali jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di wilayah Pidie Jaya dan sekitarnya dapat kembali berjalan normal, meski pengguna jalan tetap diimbau untuk berhati-hati saat melintas. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic